Danai Pengelolaan Fiskal, ADB Berikan Pinjaman USD500 Juta

Sabtu, 26 Oktober 2019 - 00:12 WIB
Danai Pengelolaan Fiskal,...
Danai Pengelolaan Fiskal, ADB Berikan Pinjaman USD500 Juta
A A A
JAKARTA - Asian Development Bank (ADB) menyetujui pinjaman berbasis kebijakan senilai USD500 juta untuk mendukung reformasi pengelolaan fiskal dan pengeluaran publik di Indonesia. Ditambah serta meningkatkan kualitas belanja pemerintah di bidang kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial hingga infrastruktur.

Pinjaman tersebut akan membiayai sub-program ketiga dari Program Manajemen Fiskal dan Pengeluaran Pemerintah (Fiscal and Public Expenditure Management Program atau FPEMP) sebagai salah satu pilar dukungan ADB terhadap upaya Pemerintah Indonesia mengurangi kemiskinan dan ketimpangan pendapatan secara signifikan. Selanjutnya memenuhi komitmen dalam Sasaran Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals atau SDG).

“Program Manajemen Fiskal dan Pengeluaran Pemerintah telah berperan penting dalam memastikan bahwa upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas belanja di sektor strategis sudah berjalan dan sesuai dengan target SDG,” kata Sani Ismail, spesialis senior sektor keuangan ADB untuk Asia Tenggara di Jakarta, Jumat (25/10).

Dia mengatakan, salah satu bentuk dukungan kali ini adalah program penggerak pasar tenaga kerja berbasis permintaan di Bandung Barat dan Makassar untuk mengatasi pengangguran kaum muda. "ADB sudah mendukung upaya penguatan manajemen keuangan dan pengeluaran pemerintah di Indonesia sejak 2001," jelasnya.

Khusus untuk program ini, ADB pertama kali menyetujuinya pada bulan September 2016. Dua sub-program sebelumnya mendanai upaya pemetaan pengeluaran jangka menengah pemerintah yang disesuaikan dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional dan SDG. Sub-program tersebut juga membantu menyelaraskan perencanaan anggaran di tingkat pusat dan daerah.

Sub-program ketiga FPEMP mendukung upaya pelaksanaan reformasi belanja pemerintah yang selaras dengan SDG, termasuk adaptasi iklim, bantuan sosial, dan program penggerak pasar tenaga kerja. Sub-program ini juga mendukung reformasi transfer fiskal ke pemerintah daerah, termasuk dengan menjadikannya lebih berbasis kinerja, guna meningkatkan akuntabilitas dan memperkuat penyampaian layanan di tingkat lokal.

Kerangka kemitraan pasca-program untuk 2020-2025 juga disertakan dalam FPEMP, agar ADB dapat terus membantu reformasi saat ini dan memberikan dukungan bagi upaya pemerintah guna meningkatkan pengembangan modal manusianya.

ADB terang dia berkomitmen mencapai Asia dan Pasifik yang makmur, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan, serta terus melanjutkan upayanya memberantas kemiskinan ekstrem. Pada 2018, ADB memberikan komitmen pinjaman dan hibah baru senilai USD21,6 miliar. Didirikan pada 1966, ADB dimiliki oleh 68 anggota dengan 49 di antaranya berada di kawasan Asia dan Pasifik.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kesinambungan Fiskal:...
Kesinambungan Fiskal: Fondasi Pembangunan Berkelanjutan
Profil Wempi Saputra,...
Profil Wempi Saputra, Orang Indonesia yang Jadi Direktur Eksekutif Bank Dunia untuk Asia Tenggara
Proyeksi ADB: Perdana...
Proyeksi ADB: Perdana dalam 3 Dekade, Pertumbuhan Asia Bakal Melewati China
Utang Naik 3 Kali Lipat...
Utang Naik 3 Kali Lipat dari Masa SBY, Pengelolaan Fiskal Era Jokowi Disebut Serampangan
SDM Berkualitas dan...
SDM Berkualitas dan Desentralisasi Fiskal
Menjaga Kredibilitas...
Menjaga Kredibilitas Bank Sentral
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
2 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
2 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
3 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
3 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
4 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
5 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved