Ekonomi Digital Indonesia Akan Tembus USD130 Miliar

Jum'at, 08 November 2019 - 06:34 WIB
Ekonomi Digital Indonesia...
Ekonomi Digital Indonesia Akan Tembus USD130 Miliar
A A A
JAKARTA - Laporan e-Conomy SEA 2019 yang dirilis oleh Google dan Temasek menyebutkan Indonesia akan menyumbang sekitar 40% dari pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara di tahun 2019, dengan nilai mencapai USD40 miliar (sekitar Rp565 triliun), meningkat empat kali lipat dibandingkan 2015.

Sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi internet tercepat di Asia Tenggara, nilai ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mampu menembus USD130 miliar pada 2025 nanti.

PT Astragraphia Xprins Indonesia (AXI) melalui layanan e-commerce Business to Business (B2B) dan Business to Government (B2G) AXIQoe akan memperkuat fondasi integritas ekosistem pengadaan barang dan jasa.

"Dukungan infrastruktur digital dan sumber daya yang unggul tentunya akan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital yang transparan dan akuntabel," ujar Budi Pramana Ginting, Head of Business AXIQoe di Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Budi menambahkan, tingginya nilai ekonomi digital kita tersebut akan menjadi pendorong bagi pelaku bisnis, khususnya AXIQoe, untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saingnya. Termasuk di dalamnya mendukung modernisasi pengadaan serta melanjutkan komitmen menjadi akselerator ekosistem pengadaan yang bersih dan akuntabel.

Sebelumnya, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), Roni Dwi Susanto, mengatakan LKPP telah memetakan empat tantangan dalam mentransformasikan sistem pengadaan barang/jasa pemerintah kedepan.

Yakni kebijakan dan strategi pengadaan yang inklusif dalam rangka pemerataan ekonomi dan percepatan pembangunan, efektivitas proses dan pembenahan pasar pengadaan, pengembangan dan pembinaan sumber daya manusia (SDM) yang efektif, dan sistem penyelesaian permasalahan pengadaan.

Riset dari Forrester menyatakan 60% perusahaan besar dan 54% perusahaan menengah akan memprioritaskan implementasi produk teknologi digital dalam kegiatan operasionalnya, termasuk pengadaan barang dan jasa.

McKinsey & Company juga berpendapat sistem otomatisasi pada transaksi pengadaan tidak hanya akan berkutat pada pemrosesan pesanan dan pembuatan faktur tapi juga akan berkembang ke ranah yang lebih strategis, seperti pemilihan vendor dan manajemen.

Berdasarkan hal tersebut, maka dibutuhkan kompetensi sumberdaya pengadaan yang mampu menekankan kemampuan pengelolaan dan analisis data raksasa, kecerdasan artifisial, empati dan kreatifitas. Pengadaan barang dan jasa pemerintah kini bertransformasi dari pekerjaan administratif ke kognitif.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dominasi E-Commerce...
Dominasi E-Commerce di Ekonomi Digital Indonesia
Transaksi E-commerce...
Transaksi E-commerce Indonesia Diproyeksi Capai Rp1.335 Triliun di 2026
Ekonomi Digital Indonesia...
Ekonomi Digital Indonesia Akan Tembus Rp1.937 Triliun, OJK Ungkap Kontribusi E-commerce
Snapcart Ungkap Marketplace...
Snapcart Ungkap Marketplace Pilihan Brand Lokal dan UMKM di Kuartal IV-2024
Ditopang E-Commerce,...
Ditopang E-Commerce, Ekonomi Digital RI Diramal Tembus Rp2.000 Triliun
Marak PHK Perusahaan...
Marak PHK Perusahaan Digital, Ini Strategi E-Commerce untuk Bertahan
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
6 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
7 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
7 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
8 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved