IHSG Lanjutkan Pelemahan, Turun ke Level 6.135

Selasa, 12 November 2019 - 09:42 WIB
IHSG Lanjutkan Pelemahan,...
IHSG Lanjutkan Pelemahan, Turun ke Level 6.135
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan pada perdagangan Selasa (12/11/2019), dengan bergerak negatif 13,25 poin atau 0,22% ke level 6.135,49.

Senin kemarin, IHSG ditutup jatuh 29,25 poin atau 0,47% menjadi 6.148,74. Enam dari 10 indeks sektoral melemah, dengan sektor pertambangan mencatat penurunan terbesar 0,52%, sektor keuangan melemah 0,43%, aneka industri rugi 0,37% dan infrastruktur turun 0,20%

Sedangkan sektor perkebunan justru menguat 0,39%. Sektor konstruksi dan properti meningkat 0,28%. Sektor industri dasar naik 0,16% dan sektor perdagangan menanjak 0,03%.

Penurunan IHSG pagi ini seiring kemerosotan harga saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun. Emiten tersebut adalah Bank Central Asia Tbk (BBCA), Bank Mandiri Tbk (BMRI), Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dan Astra International Tbk (ASII).

Hingga pukul 09.36 WIB, harga saham BBCA turun 0,71% jadi Rp31.250 per unit. Adapun harga saham BMRI turun 1,06% ke Rp6.975 per unit, UNVR turun 0,92% menjadi Rp42.875 per unit, dan ASII 0,75% jadi Rp6.600 per saham.

Sementara itu, pasar saham Asia dibuka beragam. Melansir dari CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang tergelincir 0,1% dan indeks Topix turun lebih dari 0,2%. Bursa saham Jepang melemah menanti laporan pendapatan kuartalan industri otomotif.

Sementara itu, pergerakan pasar di Hong Kong terus dipantau, dimana indeks Hang Seng naik 0,3% berkat kenaikan saham perusahaan asuransi jiwa AIA yang menguat lebih dari 1%.

Adapun bursa saham China dibuka bervariasi pada awal perdagangan, dimana bursa Shenzhen turun 0,23% dan Shanghai sebagian naik tipis.

Kospi Korea Selatan sedikit lebih tinggi, sementara ASX 200 Australia diperdagangkan 0,61% lebih rendah karena saham Westpac Bank turun 4%.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Anjlok, Bursa Hentikan...
IHSG Anjlok, Bursa Hentikan Sementara Perdagangan Saham
Bursa Saham Indonesia...
Bursa Saham Indonesia Terlalu Perkasa, Analis Mengharapkan Koreksi
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
IHSG Masih Tertekan:...
IHSG Masih Tertekan: Anjlok di Sesi Pertama, Bursa Efek Indonesia Ditutup Melemah 1,55 Persen
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
35 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
47 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved