Pernyataan Powell Untungkan Dolar AS, Rupiah Tertekan ke Rp14.096

Kamis, 14 November 2019 - 10:51 WIB
Pernyataan Powell Untungkan...
Pernyataan Powell Untungkan Dolar AS, Rupiah Tertekan ke Rp14.096
A A A
JAKARTA - Kesepakatan dagang Amerika Serikat dan China yang masih jauh dari harapan, telah mengangkat mata uang safe haven seperti dolar AS, yen Jepang, dan franc Swiss pada Kamis (14/11/2019).

Kondisi tersebut jelas menghantam mata uang aset berisiko, termasuk rupiah. Data Bloomberg pada Kamis ini, mata uang kecintaan kita tertekan 18 poin atau 0,13% ke level Rp14.096 per USD.

Awal perdagangan, rupiah melanjutkan pelemahan sebesar 12 poin menjadi Rp14.090 per USD, berbanding Rabu kemarin di Rp14.078 per USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada Kamis ini tertekan 13 poin atau 0,09% menjadi Rp14.090 per USD, berbanding level Rp14.077 per USD pada hari lalu.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia mematok kurs tengah rupiah di Rp14.098 per USD, terdepresiasi 16 poin dari Rp14.082 per USD pada Rabu kemarin.

Rupiah semakin tertekan oleh dolar AS, selain ketidakpastian global juga ekonomi AS yang terus tumbuh. Melansir dari CNBC, Kamis (14/11/2019), Ketua The Fed, Jerome Powell mengatakan dihadapan Kongres AS bahwa The Fed tidak akan memangkas suku bunga bank sentral selama ekonomi masih terus tumbuh.

"Kami tetap pada kebijakan moneter saat ini selama sesuai dengan pertumbuhan ekonomi moderat, pasar tenaga kerja yang kuat, dan angka inflasi sesuai target di 2%," tegas Powell.

Pernyataan Powell tersebut memupus keinginan pemotongan suku bunga lebih lanjut, dimana The Fed telah melakukan pemotongan suku bunga sebanyak tiga kali di tahun ini, dimana terakhir pada Oktober lalu.

Hasil ini membuat indeks USD yang melacak kinerja greenback terhadap enam mata uang utama berada di 98,367, tidak jauh berbeda dengan posisi kemarin di 98,4.

Mata uang safe haven seperti yen Jepang naik disaat ketidakpastian pasar, dengan diperdagangkan pada 108,79 yen per dolar AS. Menguat dari level sebelumnya 108,9.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Akhir Pekan, Rupiah...
Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Tertekan
Rupiah Melanjutkan Pelemahan...
Rupiah Melanjutkan Pelemahan ke Rp13.980 per USD
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved