Kebutuhan SDM Sesuai Kebutuhan Industri Disiapkan Politeknik

Kamis, 21 November 2019 - 17:44 WIB
Kebutuhan SDM Sesuai...
Kebutuhan SDM Sesuai Kebutuhan Industri Disiapkan Politeknik
A A A
JAKARTA - Kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap kerja dan terhubung dengan dunia industri semakin tinggi. Politeknik pun terus menyiapkan program agar link and match ini terpenuhi.

Ketua Yayasan Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia (LP3I) Muh. Aghnia Syahputra menilai, sistem pendidikan di politeknik sudah siap kerja. Dia mencontohkan di kampusnya mengembangkan metode pembelajaran 70% praktek dan 30% teori.

Bahkan sebelum lulus pun, diterangkan harus melalui magang di industri. Mahasiswa juga dibekali dengan sertifikasi kompetensi yang dikeluarkan Badan Sertifikat Nasional Profesi (BSNP). ''Jadi mereka punya apapun yang diperlukan industri. Memang patokannya sudah siap kerja,'' katanya disela Rakornas LP3I 2019 di Jakarta.

Aghnia mengatakan, memasuki era digitalisasi program studi baru pun bermunculan. Dia menerangkan, saat ini pihaknya menonjolkan prodi IT dengan pengembangan android developer.

Dia pun berharap ada kolaborasi dengan dunia industri sehingga bisa dibuat data apa saja dan seperti apa kebutuhan dunia industri sehingga program android developer ini bisa membantu kebutuhan bangsa. Hal ini sejalan dengan keinginanya untuk menghadirkan produk inovatif dan sesuai dengan industri.

Sambung Aghnia menambahkan, pihaknya sedang mengembangkan program Diploma 4 (D4) untuk prodi internasional bisnis dengan konsentrasi di marketing manajemen. Diterangkan olehnya melalui program D4 ini, maka ada kesempatan bagi siswa bahwa untuk menjadi sarjana terapan yang siap kerja bukan hanya dengan gelar S1 saja melainkan ada D4 yang mengasah skill sesuai jurusan masing-masing.

Menurutnya dengan dibukanya program D4 ini sesuai dengan tren yang terjadi di negara maju. Berkaca pada Jerman dan Jepang yang pendidikan vokasinya kuat, malah tidak memiliki program D3 lagi. Dia pun berharap rencana ini dapat didukung oleh pemerintah. ''Itu yang vokasi di negaranya kuat. Kita mau belajar dari situ,’’ ujarnya.

Diharapkan olehnya, pemerintah dapat membantu kiprah dari politeknik dalam membangun SDM unggul. Melalui kebijakan yang pro swasta seperti pengurusan prodi baru, proses akreditasi yang seharusnya mementingkan output dan juga kolaborasi dengan dunia industri yang bisa menyediakan fasilitas laboratorium ketika masa praktek.

Menurutnya, mahasiswa perlu dilengkapi dengan sertifikasi kompetensi yang sesuai bidangnya. Ini menunjukkan bahwa mereka adalah SDM yang handal dan siap kerja. Demi misi inilah pihaknya rutin mengadakan rakornas pimpinan 50 cabang LP31 setiap tahun. ''Kita bahas pencapaian selama satu tahun, evaluasi dan strategi 5-10 tahun ke depan,'' ujarnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Upaya Mencetak 17.358...
Upaya Mencetak 17.358 Tenaga Kerja Lokal Terampil
Pekerja RI Kebanyakan...
Pekerja RI Kebanyakan Hanya Lulusan SD dan SMP, Bukti Kekuatan SDM Masih Rendah?
Pakar Psikologi Diajak...
Pakar Psikologi Diajak Ikut Serta dalam Pembangunan SDM di Bidang Ketenagakerjaan
Global Skill Center...
Global Skill Center Percepat Pengembangan Kualitas Tenaga Kerja Indonesia
Kementan Selaraskan...
Kementan Selaraskan Kurikulum Pendidikan Vokasi dengan Industri dan Dunia Kerja
Konsisten Jadi Tempat...
Konsisten Jadi Tempat Kerja Terbaik bagi Karyawan, BAT Sabet Penghargaan
Berita Terkini
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
55 menit yang lalu
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
1 jam yang lalu
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
4 jam yang lalu
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
5 jam yang lalu
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
6 jam yang lalu
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
7 jam yang lalu
Infografis
China Produksi Robot...
China Produksi Robot Humanoid, Wajahnya Bisa sesuai Request
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved