Tiga Tujuan Utama RI di Ajang Pameran Internasional Hannover Messe 2020

Kamis, 05 Desember 2019 - 00:12 WIB
Tiga Tujuan Utama RI...
Tiga Tujuan Utama RI di Ajang Pameran Internasional Hannover Messe 2020
A A A
JAKARTA - Indonesia memiliki tiga tujuan utama di ajang pameran internasional Hannover Messe 2020 yang merupakan pameran tahunan di bidang teknologi manufaktur industri. Pertama, mengapresiasi pencapaian Indonesia hingga saat ini khususnya terhadap kemajuan implementasi industri 4.0. Kedua, menarik minat kerja sama dalam bidang investasi, teknologi, dan peningkatan keterampilan sumber daya manusia (SDM).

“Pemerintah saat ini terus berupaya menarik minat investor untuk menanamkan modalnya ke Indonesia, antara lain dengan memangkas sejumlah hambatan regulasi sehingga bisa menarik investor,” ujar Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian Doddy Rahadi di Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Tujuan yang ketiga, yakni memamerkan ekosistem perusahaan startup Indonesia untuk mendukung produksi industri. Sementara itu Senior Vice President Hannover Messe, Deutsche Messe AG Arno Reich menerangkan, pihak penyelenggara memperkirakan ada lebih dari 6.000 perusahaan dari 70-an negara yang menampilkan berbagai kemajuan teknologi industri manufaktur.

Dari 6.000 perusahaan yang akan tampil tersebut, dua pertiga berasal dari luar Jerman. Sementara jumlah pengunjung tahun depan ditargetkan melampui 200.000 yang sepertiganya berasal dari luar Jerman dan sekitar 95 persen pengunjung adalah pedagang professional. "Dalam penyelenggaraan tahun 2019 sebanyak delapan persen pengunjung dan 28 persen peserta pameran, berasal dari Asia," ungkapnya.

Menurut Reich, pengusaha Indonesia bisa mengambil manfaat yang banyak saat mengunjungi pameran tersebut karena akan memperoleh beragam informasi terkini mengenai berbagai kemajuan industri, termasuk industri 4.0 yang sedang dikembangkan di Indonesia. Selain itu pengusaha juga bisa melakukan penjajakan bisnis dengan pengusaha dari berbagai negara yang kemungkinan bisa diterapkan di Indonesia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Agus Gumiwang Optimis...
Agus Gumiwang Optimis Industri Manufaktur Bergeliat Pasca Pandemi
Momen Lebaran, Menperin...
Momen Lebaran, Menperin dan Pelaku Industri Tegaskan Komitmen Genjot Manufaktur
Kinerja Manufaktur RI...
Kinerja Manufaktur RI Jatuh Paling Dalam di ASEAN, Menperin Racik Strategi
Manufaktur Bisa Tumbuh...
Manufaktur Bisa Tumbuh 2,7% di Kuartal II, Ini Syaratnya
Imbas Covid-19, Menperin...
Imbas Covid-19, Menperin Sebut Pertumbuhan Industri Hanya Berkisar 0,7%
Ekspor Naik 10%, Industri...
Ekspor Naik 10%, Industri Manufaktur Masih Kuat Hadapi Pandemi Covid-19
Berita Terkini
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
45 menit yang lalu
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
1 jam yang lalu
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
4 jam yang lalu
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
5 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
5 jam yang lalu
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
5 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved