Erick Thohir Cari Keterlibatan Oknum Lain dalam Penyelundupan Harley di Garuda

Jum'at, 06 Desember 2019 - 21:04 WIB
Erick Thohir Cari Keterlibatan...
Erick Thohir Cari Keterlibatan Oknum Lain dalam Penyelundupan Harley di Garuda
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menekankan, bakal terus mencari keterlibatan oknum lain terkait penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Bhompton di dalam pesawat Garuda Indonesia dengan nomor flight GA9721 tipe Airbus A330-900 seri Neo. Pasalnya, ia menduga masalah penyelundupan yang dilakukan Ari Askhara melibatkan direksi lain.

Indikasinya terlihat dari keikutsertaan empat direksi dalam penerbangan pesawat Garuda Indonesia A9721 bertipe Airbus A330-900 yang membawa motor Harley tersebut. “Saya akan ada rapat lagi dengan komisaris Sabtu besok untuk mereview oknum-oknum lain yang terlibat,” kata Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Lebih lanjut Ia menekankan, bahwa proses yang dilakukannya harus terbuka dan mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik. “Saya enggak mau juga ada pesan yang salah di masyarakat, bagaimana pemerintah mengintervensi atau masuk ke dalam segi korporasi apalagi Tbk,” ucapnya.(Baca Juga: Investigasi Kasus Harley Berlanjut, Erick Tak Masalah Direksi Garuda Dirombak )
Sebelumnya Menteri Erick Thohir telah memberhentikan Direktur Utama IGN Akhsara berdasarkan hasil komite audit Garuda serta rekomendasi dewan komisaris. Adapun, pelaksana tugas (Plt) dipercayakan kepada Direktur Keuangan Fuad Rizal.

Erick juga mengapresiasi serikat pekerja Garuda yang memberikan informasi perihal ketidakbenaran yang terjadi di tubuh maskapai nasional tersebut. Kendati demikian, ia menekankan pentingnya tidak menghakimi oknum-oknum tertentu. “Oknum-oknum itu kan ada keluarga. Karena yang berat itu adalah hukuman sosial sebab media sosial di mana ada meme-meme di sosmed itu kejam,” ucap dia.

Ia juga menyoroti laporan keuangan Garuda Indonesia yang melanggar GCG. “Kemarin itu (penyampaikan laporan keuangan) agak kriminal, bukan agak tetapi (sudah) kriminal,” tegasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Skandal Harley dan Brompton...
Skandal Harley dan Brompton Selundupan, Mantan Bos Garuda Dituntut 1 Tahun Penjara
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
Cegah Monopoli Lion...
Cegah Monopoli Lion Air, Erick Pastikan Garuda Indonesia Tidak Akan Ditutup
Di Ujung Tanduk, Kementerian...
Di Ujung Tanduk, Kementerian BUMN Akui Garuda Terancam Bangkrut
Pangkas Utang Garuda...
Pangkas Utang Garuda Indonesia Jadi Rp52 Triliun, Tim Erick Thohir Lakukan Ini
Kementerian BUMN Dorong...
Kementerian BUMN Dorong KPK Periksa Mantan Komisaris dan Direksi Garuda
Berita Terkini
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
22 menit yang lalu
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
57 menit yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
1 jam yang lalu
TUKS Petrokimia Gresik...
TUKS Petrokimia Gresik Raih Predikat Pelabuhan Terbaik Nasional
1 jam yang lalu
Siap-siap Pendaftaran...
Siap-siap Pendaftaran Peserta Magang Nasional Angkatan II Dibuka Mulai 16 Juli
2 jam yang lalu
Harga Serat Naik, Pemilik...
Harga Serat Naik, Pemilik Brand Lokal Mulai Menghitung Ulang Pilihan Kainnya
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved