Luhut: Ekonomi Indonesia Bagus, Tak Perlu Khawatir Aneh-aneh

Selasa, 10 Desember 2019 - 10:58 WIB
Luhut: Ekonomi Indonesia...
Luhut: Ekonomi Indonesia Bagus, Tak Perlu Khawatir Aneh-aneh
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan menegaskan bahwa posisi dan kondisi ekonomi Indonesia saat ini baik, tidak seburuk yang diutarakan oleh para pengamat. Sebelumnya ekonomi Indonesia diyakini bakal mengalami perlambatan seiring tekanan dari sektor eksternal di tengah ketidakpastian perdagangan.

"Posisi Indonesia, saya garisbawahi, masih baik. Tidak perlu ada kekhawatiran yang aneh-aneh," ujar Luhut di Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Luhut mengatakan, bahwa ekspor Indonesia saat ini sudah mengarah ke value added industry, bukan commodity based. Menurutnya Indonesia sudah berada di jalur yang tepat dan pemerintah harus bergerak cepat. "Ekonomi kita tidak bisa tumbuh lebih dari 6% kalau kita bergantung pada komoditas, kalau harga komoditi jeblok, bisa-bisa kita jeblok juga," tuturnya.

Dengan value added yang lebih tinggi, sambung Ia menerangkan, harga akan lebih stabil terlebih lagi Indonesia masuk ke produksi lithium battery di tahun 2023 dan stainless steel. "Negara kita ini sangat kaya, apalagi dengan melimpahnya jumlah sumber daya nikel yang kita miliki untuk produksi lithium battery. Dengan potensi ini, Indonesia bisa menjadi pemain inti dalam industri lithium battery," ungkap Luhut.

Sambung Luhut menambahkan, ditemukannya sumber pembangkit listrik hydropower terbesar di Kalimantan, terutama dari sungai Kayan dengan potensi hingga 10.830 MW. Ini akan membuat Indonesia jauh lebih kompetitif dalam pengolahan sumber daya alam di hilir dengan jumlah energi listrik yang besar dan murah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Luhut Paparkan Kondisi...
Luhut Paparkan Kondisi Ekonomi dan Iklim Investasi RI di Tengah Pandemi
Sri Mulyani Ramal Ekonomi...
Sri Mulyani Ramal Ekonomi RI Minus, Luhut: Lebih Baik di Antara Emerging Market
Hadapi Tantangan Masa...
Hadapi Tantangan Masa Depan, Begini Desain Strategi Investasi RI
Kolaborasi Penguatan...
Kolaborasi Penguatan Kearifan Lokal Demi Tingkatkan Nilai Ekonomi Kreatif
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved