Perkuat UMKM, Alokasi KUR Diprioritaskan ke Sektor Produksi

Selasa, 10 Desember 2019 - 11:49 WIB
Perkuat UMKM, Alokasi...
Perkuat UMKM, Alokasi KUR Diprioritaskan ke Sektor Produksi
A A A
JAKARTA - Nilai Kredit Usaha Rakyat (KUR) ditargetkan akan tumbuh hingga Rp325 triliun pada 2024. Program ini juga akan lebih diefektifkan dengan alokasi yang lebih diprioritaskan kepada Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) yang bergerak di sektor produksi.

"KUR akan kita redesain supaya lebih masuk kepada sektor produksi. Selama ini KUR lebih masuk kepada sektor perdagangan," ujar Staf Khusus Presiden Arif Budimanta di Jakarta.

Berbicara saat mendampingi Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyampaikan keterangan pers usai Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Arif menjelaskan, sektor produksi akan memberikan efek yang lebih besar bagi perekonomian. Di sektor pertanian, misalnya penguatan produksi UMKM akan menurunkan ketergantungan terhadap impor-impor produk pertanian khususnya pangan.

Selama ini ujar Arif, alokasi KUR untuk sektor produksi di bidang pertanian hanya sekitar 30%. "Sejak adanya KUR cuma segitu. Itu sudah mencakup pertanian, perkebunan, dan peternakan. Itu yang harus kita tingkatkan," ujarnya.

Menurut Arif, redesain KUR ini juga dilakukan untuk mewujudkan program Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang secara tegas mengatakan, perlunya keberpihakan dan perlindungan terhadap UMKM. “Jangan sampai, dalam globalisasi ekonomi, UMKM Indonesia terpinggirkan,” ungkap Arif mengutip Jokowi.

Sebelumnya Ia juga mengemukakan, ada dua kali rapat terbatas tentang UMKM pada Senin (9/12) dengan membicarakan transformasi perekonomian dengan menjadikan UMKM sebagai backbone perekonomian Indonesia. “Tentu tetap harus bekerja sama dengan usaha besar,” kata Arif.

Rapat kabinet juga membahas instrumen untuk memastikan UMKM, berdasarkan bisnis model cluster, dapat berkembang optimal. "Tidak hanya didukung aspek pembiayaan, tetapi juga pemasaran, teknologi, maupun aspek manajemennya," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Tahun Berjualan Lumpia...
10 Tahun Berjualan Lumpia Basah, UMKM Ini Terbantu KUR BRI
Hingga November Penyaluran...
Hingga November Penyaluran KUR Tembus Rp237 Triliun
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
4,5 Juta Debitur Sudah...
4,5 Juta Debitur Sudah Merasakan KUR, Gelontoran Duitnya Capai Rp148,38 T
Lanjut hingga Akhir...
Lanjut hingga Akhir Tahun, Subsidi Bunga KUR Sudah Disalurkan ke 7,90 Juta Debitur
Pelaku Usaha Mikro Paling...
Pelaku Usaha Mikro Paling Rawan Bangkrut Saat Krisis Datang
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved