Ditjen Bina Marga Lakukan Studi Kelayakan Jembatan Batam-Bintan

Sabtu, 14 Desember 2019 - 15:42 WIB
Ditjen Bina Marga Lakukan...
Ditjen Bina Marga Lakukan Studi Kelayakan Jembatan Batam-Bintan
A A A
TANJUNGPINANG - Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah melakukan studi kelayakan (Feasible Study/FS) dan perencanaan fisik (Detail Engineering Design/DED) pembangunan jembatan Batam-Bintan di Kepulauan Riau. Jika jadi terbangun nantinya, jembatan tersebut akan menjadi alternatif konektivitas dan pintu masuk bagi wisatawan mancanegara dari Singapura dan Malaysia ke Batam dan Bintan.

“FS dan DED belum sepenuhnya rampung. Sehingga kami masih memerlukan waktu untuk menyiapkan FS dan DED dengan seksama, terutama soal penentuan trase” ujar Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) IV Bosar Passaribu saat mendampingi para anggota Komisi V DPR saat melakukan kunker kerja (Kunker) ke Tanjung Pinang, Kepri Kamis-Jumat (12-13/12/2019).

BPJN IV sendiri memiliki wilayah tugas yang mencakup Provinsi Jambi dan Kepri. Bosar menjelaskan, pada rencana desain awal, jembatan tersebut dibagi menjadi tiga trase. Namun, saat ini trase diubah menjadi dua dengan dua alternatif. Trase pertama menghubungkan Batam-Tanjung Sauh sepanjang 2,123 km. Trase kedua alternatif 1 menghubungkan Tanjung Sauh-Bintan sepanjang 5,698 km dan alternatif 2, Tanjung Sauh-Pulau Ngiang sepanjang 495 m, lalu dilanjutkan Pulau Ngiang-Bintan sepanjang 4,793 km.

“Penentuan trase tersebut pun belum final. Terutama karena jembatan ini melalui laut yang terdapat palung-palung dalam. Kami sedang melakukan penelitian yang sangat detail. Tidak mungkin kan tinggi jembatan tidak bisa mengakomodasi kapal yang lewat,” sebut Bosar.

Mengenai skema pembiayan jembatan Batam-Bintan tersebut direncanakan akan dilakukan melalui Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Dalam kesempatan yang sama Plt Gubernur Provinsi Kepri, Isdianto berharap pembangunan Jembatan Batam-Bintan segera terealisasi sebagai major project integrasi pembangunan infrastruktur di Kepulauan Riau. Menurutnya, jembatan tersebut nantinya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, aksesibilitas, pariwisata, dan pemerataan pembangunan.

“Kami melihat pembangunan jembatan Batam-Bintan sebagai program dengan level urgensi teratas untuk menyokong kemajuan infrastruktur dan ekonomi di Kepulauan Riau,” ujar Isdianto kepada rombongan Kunker Komisi V DPR.

Rombongan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V, Ridwan Bae. Adapun anggota yang ikut hadir diantaranya Andar Ahmad, Hasan Basri Agus, Ansar Ahmad, Tubagus Haerul Jaman, Andi Iwan Darmawan, Irmawan, Sofyan Ali, Joni Allen Marbun, Lasmi Indaryani, Syahrul Aidi Maazat, Bakri, Hanna Gayatri dan Athari Ghauthi Ardi.

Sementara mitra kerja Komisi V DPR RI yang mendampingi, di antaranya Kementerian PUPR yang diwakili oleh Direktorat Jenderal Bina Marga, Cipta Karya, serta Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW). Dia berharap nantinya bisa menyuarakan setiap usulan program prioritas Kepulauan Riau yang tidak mungkin bisa tertangani menggunakan APBD sehingga diharapkan mendapat bantuan dari pemerintah pusat.
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran...
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran yang Ramah Lingkungan dan Humanis
PUPR Perpanjang Masa...
PUPR Perpanjang Masa Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Venues PON
Dukung Pemulihan Ekonomi,...
Dukung Pemulihan Ekonomi, Menteri Basuki Target Jembatan Sei Rampung 2021
Pemulihan Jayapura dan...
Pemulihan Jayapura dan Wamena, PUPR Gandeng BUMN Karya dan Kontraktor Lokal
Menteri Basuki Perbaiki...
Menteri Basuki Perbaiki 2.000 Rumah Tidak Layak Huni di Bengkulu
Antisipasi Kekeringan,...
Antisipasi Kekeringan, Menteri Basuki Optimalkan Infrastruktur Tampungan Air
Berita Terkini
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
1 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
3 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
3 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
3 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
3 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
3 jam yang lalu
Infografis
Cara Houthi Lakukan...
Cara Houthi Lakukan Penyerangan Terhadap Kapal Induk AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved