OJK Terus Dorong Perusahaan Melantai di Pasar Modal

Senin, 16 Desember 2019 - 19:16 WIB
OJK Terus Dorong Perusahaan...
OJK Terus Dorong Perusahaan Melantai di Pasar Modal
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong perusahaan untuk go publik, dimana kelebihannya perusahaan yang sudah jadi emiten sebutan yang sudah listing di pasar modal akan diawasi banyak orang. Hal ini menjadi salah satu upaya sebuah perusahaan untuk menerapkan good corporate governance (GCG) menjadi lebih baik lagi.

"Acara ini kontribusi masyarakat awasi emiten. Mencari bibit emiten di pasar modal. Dengan jadi perusahaan publik gampang diingatkan. Kami harapkan jangan bagusnya saja, tetapi kesalahan juga," kata Direktur Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Jasa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muhammad Maulana di Indonesia Public Companies Award 2019 “Shaping Excellence Through Adaptation” di Jakarta, Senin (16/12/2019).

Mengenai capaian emiten di pasar modal, diterangkan sepanjang 2019 sudah mencapai 60 emiten. Secara nilai emisi, kata dia pada tahun 2018 mencapai Rp165 triliun yang diharapkan tembus Rp200 triliun tahun ini. Nilai emisi itu sudah mencakup saham, obligasi dan penawaran umum berkelanjutan.

"Selain itu, OJK memberikan izin kepada crowdfunding beroperasi. Baru dua crowdfunding yang beredar dan ada 12 yang mengantre mendapatkan izin. "Ini hal yang baru dan bertahap hingga enggak merugikan penerbitan saham dan lebih Syariah," katanya.

Sementara itu Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad berbagi pengalaman mengenai suka duka membangun perusahaan publik. "Kita harus buat revenue tumbuh, harus profit, harus punya terobosan produk lain. Pasar akan menarik. Orang akan hitung employee dan cost jadi tantangan berat di public company," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Warta Ekonomi kembali memberikan apresiasi kepada perusahaan terbuka yang berhasil mempertahankan dan meningkatkan kinerja keuangan dan perdagangan saham melalui acara Indonesia Public Companies Award 2019. Hadir dalam acara ini Founder & Prescom Fadel Muhammad, CEO & Chief Editor Muhamad Ihsan, Direktur Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Jasa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muhammad Maulana.

Pemberian penghargaan kali keenam ini digelar di Balai Kartini, Jakarta dengan mengusung tema “Shaping Excellence Through Adaptation”. Perusahaan-perusahaan peraih penghargaan diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi pelaku bisnis lainnya untuk menjadi yang terbaik dan unggul karena kemampuannya beradaptasi dengan perkembangan teknologi saat ini.

Untuk menentukan perusahaan terbuka yang terpilih sebagai pemenang Indonesia Public Companies Award 2019, tim riset melakukan penelitian dengan metode kuantitatif dari laporan kinerja keuangan dan aktivitas perdagangan saham. Pemenang, selain dikelompokkan berdasarkan sektor industri, juga dikelompokkan menjadi Best Public Company 2019 dan Fastest Growing New Public Company 2019.

Best Public Company diberikan kepada perusahaan terbuka yang berhasil mempertahankan tingkat aktivitas perdagangan saham dengan baik dan ditunjang kinerja fundamental perusahaan yang positif selama tiga tahun terakhir. Fastest Growing New Public Company diberikan kepada perusahaan yang telah melakukan penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) mulai 2015 hingga 2017 dan berhasil meningkatkan kapitalisasi pasar, dan didukung kinerja keuangan yang baik.

Kandidat ditentukan berdasarkan laporan tahunan dan pantauan atas perkembangan saham emiten di bursa. Tahun ini, dilakukan penilaian kepada perusahaan-perusahaan terbuka dalam empat kategori: Indonesia Fast Growing Public Company, Indonesia Outstanding Performance Public Company, Indonesia Excellent Performance Public Company, dan Indonesia Very Good Performance Public Company.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ada 39 Calon Emiten...
Ada 39 Calon Emiten yang Berencana Melantai di Pasar Modal
68 Emiten Lagi Antre...
68 Emiten Lagi Antre Cari Uang di Pasar Modal
46 Perusahaan Gabung...
46 Perusahaan Gabung Cari Duit di Pasar Modal, OJK: IPO Kita Tertinggi di Kawasan
27 Emiten Melantai di...
27 Emiten Melantai di Bursa Saham hingga 10 Juli 2020
Raih Izin OJK, Global...
Raih Izin OJK, Global Sukses Solusi Tawarkan Harga IPO Rp254
Jumlah Emiten Naik Tinggi...
Jumlah Emiten Naik Tinggi Dua Tahun Belakangan, Tapi Valuenya Tidak Seberapa
Berita Terkini
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
24 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
58 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
2 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved