Antam Raih Penghargaan di ASEAN Mineral Awards 2019 di Thailand

Selasa, 17 Desember 2019 - 15:16 WIB
Antam Raih Penghargaan...
Antam Raih Penghargaan di ASEAN Mineral Awards 2019 di Thailand
A A A
BANGKOK - The Seventh ASEAN Ministerial Meeting on Minerals (The 7th AMMin) and Associated Meetings/Events telah digelar dan dibuka oleh Menteri Perindustrian Thailand E. Suriya Jungrungreangkit, di Bangkok, Thailand, Jumat (13/12/2019) waktu setempat.

Pada acara itu juga dilaksanakan penganugerahan penghargaan ASEAN Mineral Award 2019. Perusahaan berbasis mineral perwakilan dari Indonesia, PT Antam Tbk (Antam) meraih Juara 1 untuk Best Practices in Sustainable Mineral Development, kategori Mettalic Minerals Distribution.

Selain Antam perusahaan asal Indonesia yang meraih penghargaan adalah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk untuk kategori Mineral Mining-Non Metallic, PT Vale Indonesia Tbk untuk kategori Mineral Processing-Metallic, dan PT Sibelco Lautan Minerals, kategori Mineral Processing-Non Metallic, dan PT J Resources Bolaang Mongondow, kategori Mineral Mining-Metallic.

Dalam keterangan tertulisnya, Menteri Suriya Jungrungreangkit mengapreasi total 16 perusahaan di ASEAN yang telah mencatatkan implementasi yang outstanding serta mempromosikan keberlanjutan pengembangan komoditas mineral di ASEAN.

Ke-16 Perusahaan itu dinilai telah melaksanakan praktik penambangan yang baik, mereka dari Brunei Darussalam (1), Indonesia (5), Lao PDR (2), Malaysia (2), Philippines (5), and Thailand (1).

Suriya Jungrungreangkit juga menyoroti transisi menuju ekonomi rendah karbon dan Industri 4.0 sebagai dua tren besar yang akan mempengaruhi sektor mineral secara signifikan dalam hal keberlanjutan serta pasokan dan permintaan pasar.

“Pergerakan menuju ekonomi rendah karbon terutama meningkatnya penggunaan energi yang efisien dan terbarukan, seperti penyimpanan energi dan kendaraan listrik, teknologi tinggi dan otomatisasi pintar akan secara drastis mengubah pola pasar mineral,” ungkapnya dilansir dari asean.org.

Dalam hal ini, ia menekankan pentingnya sektor mineral ASEAN untuk secara aktif menanggapi tantangan baru, terutama melalui pengembangan Rencana Aksi Kerjasama Mineral ASEAN (AMCAP) pada tahap 2 tahun 2021-2025 mendatang.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Utama Antam, Arie Ariotedjo menyatakan apresasi atas pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik.

“Melalui penghargaan ini, akan semakin memacu Perusahaan untuk terus dapat mempertahankan dan meningkatkan pencapaian yang telah diraih terutama dalam good mining practice dan kinerja keberlanjutan,” ujar Arie.
(akn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sumbang Negara Rp1,63...
Sumbang Negara Rp1,63 T, Pengamat: Antam Seperti Tak Terpengaruh Covid-19
Transformasi yang Tak...
Transformasi yang Tak Bisa Dilawan, Antam Masuk E-Commerce
Kinerja Positif Antam...
Kinerja Positif Antam Bisa Menjadi Pendongkrak Saham
Cari Emas hingga Nikel,...
Cari Emas hingga Nikel, Antam Habiskan Duit Rp38,11 Miliar di Kuartal III
Zero Fatality di 2022...
Zero Fatality di 2022 Jadi Bukti Antam Menerapkan Tata Kelola yang Baik
Silau Man! Antam Raup...
Silau Man! Antam Raup Rp19 Triliun dari Jualan Emas di 2020
Berita Terkini
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
40 menit yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
1 jam yang lalu
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
11 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
11 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
11 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
12 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved