Nilai Barang Impor Bebas Bea Masuk Melalui E-Commerce Akan Dikurangi

Rabu, 18 Desember 2019 - 10:41 WIB
Nilai Barang Impor Bebas...
Nilai Barang Impor Bebas Bea Masuk Melalui E-Commerce Akan Dikurangi
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengkaji regulasi mengenai bea masuk barang impor melalui melalui platform belanja daring (e-commerce). Sri Mulyani berencana menurunkan batas nilai barang impor melalui e-commerce yang bebas bea masuk.

Adapun saat ini pemerintah membebaskan (de minimis value) bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI) atas barang kiriman sebesar USD75 per orang per hari.

"Jadi, banyak konsumen yang melakukan pembelian barang impor di e-commerce dengan memecah waktu pembelian dan pengiriman agar harga tetap di bawah USD75," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Modus tersebut dilakukan sehingga barang yang diimpor melalui e-commerce terebut tak kena pajak dan bea masuk. Karena itu, Menkeu akan merevisi nilai harga barang yang kena bea masuk. Langkah ini akan dikoordinasikan bersama dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

"Mendag kan sudah menyampaikan pandangannya kita akan sama-sama menetapkan mana level yang dianggap aman. Konsumen yang masuk dan mayoritas dari negara negara yang memang memiliki surplus dan memiliki competitivenes luar biasa," jelasnya.

Menkeu juga akan memperketat penjualan online untuk mencegah penyelundupan barang ilegal. Hal ini ditekankan agar tidak mengganggu penerimaan pajak Indonesia. "Kalau kasusnya pidana yang terpenting prosedurnya memproses secara pidana," tegasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramaikan Pasar e-commerce,...
Ramaikan Pasar e-commerce, Market America Worldwide | SHOP.COM Resmi Masuk Indonesia
Waspada, Social Commerce...
Waspada, Social Commerce Bakal Digerus AI Commerce
Ipsos 2025 Membedah:...
Ipsos 2025 Membedah: Bagaimana UMKM dan Brand Lokal Berjuang di Arena E-Commerce?
ABC Berdayakan Para...
ABC Berdayakan Para Ibu Melalui Social Commerce
Efek Belanja Online,...
Efek Belanja Online, Ekonomi Digital RI Bisa Tembus Rp1.262 Triliun di 2023
Ganjar Pranowo Komentari...
Ganjar Pranowo Komentari Social Commerce TikTok Shop, Apa Bedanya dengan Ecommerce?
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
35 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
42 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
Nilai Impor Indonesia...
Nilai Impor Indonesia di Juli 2022, Naik 1,64 Persen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved