Jangkau Lebih Banyak UMKM, Bank Mandiri dan Fintech P2P Kolaborasi

Kamis, 19 Desember 2019 - 03:13 WIB
Jangkau Lebih Banyak...
Jangkau Lebih Banyak UMKM, Bank Mandiri dan Fintech P2P Kolaborasi
A A A
JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk (Bank Mandiri) mendorong pengembangan bisnis usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui perluasan target market. Untuk itu, perseroan bekerjasama dengan PT Investree Radhika Jaya (Investree), salah satu pionir perusahaan Fintech peer-to-peer (P2P) lending dalam pemanfaatan teknologi dan non-traditional data, agar dapat menjangkau semakin banyak pelaku UMKM di Tanah Air.

Senior EVP Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri Aquarius Rudianto mengatakan, kolaborasi perbankan dengan perusahaan tekfin sangat strategis untuk memperluas akses pembiayaan ke pelaku usaha mikro, kecil dan menengah dengan adanya dengan inovasi teknologi yang dimiliki perusahan tekfin. Untuk tahap awal Bank Mandiri akan menyediakan dana sebesar Rp200 Miliar untuk program kerjasama dengan Investree.

“Bank Mandiri akan memanfaatkan sinergi dengan Investree untuk meningkatkan akses pembiayaan kepada para pelaku UMKM yang selama ini belum tersentuh oleh perbankan konvensional, namun memiliki skala usaha yang memadai,” kata Aquarius di sela-sela penandatanganan kerjasama di Jakarta, Rabu.

Kerjasama ini merupakan pengembangan atas dua kerjasama dengan usaha rintisan (startup) di bidang P2P lending yakni PT. Amartha Mikro Fintek (Amartha) dan PT. Lunaria Annua Teknologi (KoinWorks) pada tahun lalu. Adapun, total nilai kerjasama dengan kedua startup tersebut adalah sebesar Rp250 Miliar.

Menurut dia, kolaborasi dengan tekfin P2P Lending akan meningkatkan kapabilitas bank dalam meningkatkan customer experience melalui penggunaan platform digital. Di samping itu, kolaborasi ini akan membuat bank lebih cepat beradaptasi pada perubahan di luar, seperti semakin berkembangnya bisnis model economic sharing.

Co-Founder & CEO Investree, Adrian Gunadi menambahkan, pihaknya sangat optimistis bahwa kerja sama ini akan memberikan banyak kontribusi manfaat pinjaman produktif bagi para UKM. Terutama untuk terus menghadirkan kecepatan dan kemudahan dalam mengakses pinjaman kepada para pelaku UKM di Tanah Air serta memperkuat ekosistem ekonomi digital yang sudah ada.

“Kami sangat bangga bisa bekerja sama dengan Bank Mandiri sebagai salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia yang telah menaruh kepercayaan yang besar kepada Investree sebagai rekanan fintech untuk menyalurkan pendanaan pembiayaan kepada para UKM," katanya.

Hal ini menegaskan bahwa kehadiran fintech untuk melengkapi fungsi perbankan terutama dalam memenuhi permintaan masyarakat terhadap akses pinjaman yang fleksibel sekaligus Bersama-sama meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. "Semoga kerja sama ini menjadi inspirasi tambahan bagi perbankan di Indonesia untuk semakin banyak berkolaborasi dengan industri fintech di Indonesia,” ungkap dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bank Mandiri Kebut Penyaluran...
Bank Mandiri Kebut Penyaluran Dana Segmen UMKM
Bank Neo Commerce Salurkan...
Bank Neo Commerce Salurkan Kredit UMKM Melalui P2P Rupiah Cepat
COO MotionBanking Teddy...
COO MotionBanking Teddy Tee: Kebutuhan Pinjaman di Tengah Pandemi Tinggi
Akseleran Kejar Penyaluran...
Akseleran Kejar Penyaluran Pinjaman Kumulatif Rp12 Triliun
Gandeng Fintech P2P,...
Gandeng Fintech P2P, Bank Sampoerna Perluasan Layanan Keuangan Digital
BTN Gandeng KoinWorks,...
BTN Gandeng KoinWorks, Debitur UMKM Bisa Akses Kredit hingga Rp1 M
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
45 menit yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
1 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
1 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
1 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved