Menkop dan Mendag Lepas Ekspor Perdana Produk UKM ke China Lewat PLB e-Commerce

Jum'at, 20 Desember 2019 - 01:14 WIB
Menkop dan Mendag Lepas...
Menkop dan Mendag Lepas Ekspor Perdana Produk UKM ke China Lewat PLB e-Commerce
A A A
BEKASI - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Teten Masduki bersama Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto, melepas ekspor perdana produk UKM (Usaha Kecil Menengah), IKM (Industri Kecil Menengah) Indonesia ke China melalui layanan Pusat Logistik Berikat (PLB) e-commerce, di kawasan industri dan perdagangan Marunda Center, Bekasi, Kamis (19/12/2019).

Ekspor perdana produk UKM-IKM lewat PLB e-commerce itu mencakup 130 koli, 608 barang, 3.758 produk senilai USD38.000. Hadir pula Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi, para pelaku eksportir produk UKM IKM Lily Wahid selaku Ketua Dewas Koperasi NU Circle Nusantara, Waketum Kadin Indonesia Bidang Perdagangan Benny Soetrisno dan para agregator seperti PPI, LLP KUKM, Sarinah, NU Circle Nusantara dan LPEI.

"Awalnya saya tidak percaya, waktu panitia datang ke kantor saya, namun ternyata sekarang terbukti UKM mampu melakukan ekspor melalui PLB e-commerce," kata Teten di Bekasi, Kamis (19/12/2019).

Menkop Teten menegaskan adalah tepat memanfaatkan ekspor lewat PLB e-commerce, karena saat ini perdagangan online semakin berkembang seiring era digitalisasi.

Teten menambahkan dengan adanya ekspor dari para UKM ini, ada semacam ide untuk didirikan semacam kantor bersama UKM untuk ekspor. "Saya optimis ekspor produk UKM akan terus meningkat dari tahun ke tahun," ungkap Teten.

Pemerintah juga berharap sejumlah produk unggulan seperti produk makanan, hasil pertanian, holtikultura termasuk handycraft bisa meningkatkan kontribusi ekspornya.

"Ibu Menkeu (Sri Mulyani) sudah meminta Kemenkop dan UKM, Kementerian Perdagangan, Pertanian dan KKP untuk terus memobilisasi ekspor atas produk-produk diatas, dimana UKM diharapkan memberikan kontribusi ekspor lebih banyak lagi dalam menyerap devisa," tambah Teten.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan keberadaan PLB e-commerce diharapkan dapat meningkatkan peran UKM dalam menembus pasar internasional tanpa harus dipusingkan dengan masalah pemasaran dan proses pengiriman barang, yang selama ini menjadi kendala utama mereka.

Dengan adanya bantuan pemasaran melalui PLB e-commerce, UKM dapat fokus ke masalah pengusahaan modal, sistem produksi dan distribusi. Para eksportir UKM juga dapat memanfaatkan PLB e -commerce ini untuk memenuhi kebutuhan impor bahan baku melalui fasilitas KITE (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor).

"Saat ini dari 60 juta pelaku UMKM baru 14% yang melakukan ekspor. Kami sudah tugaskan PPI dan Sarinah untuk tampung produk UKM dan IKM," kata Agus.

Sebagai pihak yang melakukan ekspor produk UKM ini, Presiden Direktur PT Uniair Indotama Cargo (UIC), Lisa Juliawati mengatakan, PLB e-commerce merupakan kendaraan logistik bagi UKM-IKM dari seluruh Indonesia, guna membantu mereka untuk mengekspor produknya melalui sistem perdagangan elektronik (e-commerce).

Sedangkan, Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi siap mengawal fasilitas PLB e-commerce khusus ekspor. "Selain sebagai konsolidator, fasilitas gudang PLB e-commerce ini juga terhubung dengan PLB China dan platform di China. Gudang ini modern dan dilengkapi CCTV, realtime terkoneksi dengan Bea Cukai, jadi sangat aman," pungkas Heru.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Keikhlasan Membeli Produk...
Keikhlasan Membeli Produk Lokal Bisa Jadi Penyelamat Ekonomi dari Jurang Resesi
Teten Dukung Kopisetara...
Teten Dukung Kopisetara Kembangkan Destinasi Wisata di Indonesia
Teten Ekspor Perdana...
Teten Ekspor Perdana 27 Ton Ikan ke China
Bantuan Likuiditas bagi...
Bantuan Likuiditas bagi Koperasi Saat Pandemi Disepakati Pemerintah
Itikad Baik Pendiri...
Itikad Baik Pendiri Jadi Solusi Penuntasan Persoalan Koperasi Indosurya
Ditawari Modal Koperasi...
Ditawari Modal Koperasi Rp2 Miliar, Peternak Sapi di Lampung Happy
Berita Terkini
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
24 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
36 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Infografis
Gandeng Huawei dan Xiaomi,...
Gandeng Huawei dan Xiaomi, Toyota Menyerah pada Raksasa Teknologi China?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved