alexametrics

Resmi Melantai di Bursa, PGJO Lepas 150 Juta Saham

loading...
A+ A-
JAKARTA - PT Tourindo Guide Indonesia Tbk atau "PGJO" resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menjadi emiten pertama di tahun 2020 melalui skema penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering/IPO.

Perseroan melepas sebanyak 150 juta lembar saham atau sekitar 48,98% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO dengan harga saham perdana yang ditawarkan senilai Rp80 per saham. Pada aksi korporasi ini, emiten pertama dari IDX inkubator yang IPO di tahun 2020 tersebut dipastikan akan meraup dana sebesar Rp12 miliar.

"Total dana yang akan terkumpul sekitar Rp12 miliar. Dana tersebut akan dipergunakan secara merata untuk enhancement dari platform Pigijo itu sendiri, upaya perluasan mitra, serta promo dan marketing," kata CEO PGJO Claudia Ingkiriwang di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (8/1/2020).



Dalam aksi korporasi ini, manajemen PGJO telah menunjuk PT Surya Fajar Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Pada kesempatan yang sama, Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, PGJO merupakan startup digital marketplace yang pertama melantai di BEI. "Dimana, PGJO ini juga merupakan perusahaan binaan BEI di IDX Incubator," kata Nyoman.

Dia menyebut, emiten di Papan Akselerasi semacam PGJO ini nantinya juga berpotensi untuk dicatat di Papan Pengembangan, bahkan Papan Utama. "Kami mengawali pencatatan saham perdana yang pertama di 2020, dan PGJO sebagai perusahaan yang pertama mencatatkan saham di tahun ini sekaligus juga sebagai emiten pertama yang dicatatkan di Papan Akselerasi," jelasnya.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top