Antisipasi Kerugian IKM Akibat Banjir, Kemenperin Anggarkan Rp4 Miliar

Jum'at, 10 Januari 2020 - 00:14 WIB
Antisipasi Kerugian...
Antisipasi Kerugian IKM Akibat Banjir, Kemenperin Anggarkan Rp4 Miliar
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyiapkan anggaran sebesar Rp4 miliar untuk mengantisipasi kerugian yang menimpa industri kecil menegah (IKM) akibat banjir. Pasalnya diproyeksi estimasi nilai kerugian IKM yakni pedagang tahu sebesar Rp30 juta kemudian ditambah Rp3 juta per IKM karena bahan baku rusak.

Sedangkan untuk IKM tempe, nilai kerugian diproyeksi mencapai Rp1 miliar dari potensi 100 ton tempe yang diproduksi. Bahkan apabila diakumulasikan dengan kerugian lainnya bisa lebih dari Rp5,1 miliar.

“Mereka mengalami kerugian akibat padamnya listrik sehingga kedelai yang siap produksi gagal diolah. Selain itu, tahu dan tempe yang telah siap dipasarkan, tidak bisa dikirim karena akses distribusi terkena banjir,” ujar Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta, Kamis (9/1/2020).

Sambung dia berharap, upaya yang dilakukan Kemenperin bakal mampu membangkitkan kembali semangat dan aktivitas usaha mereka pascabanjir. Pada tahap selanjutnya, Ditjen IKMA melakukan pembinaan revitalisasi sentra, pendampingan mengenai mutu, manajemen, produksi, dan pemasaran, termasuk pula pendampingan dengan startup teknologi, serta fasilitasi restrukturisasi mesin dan peralatan.

“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan bantuan berupa penggantian mesin-mesin yang rusak hingga 100%," jelasnya

Sementara Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita Perindustrian mengatakan, telah menyerahkan bantuan mesin dan peralatan kepada para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) yang terkena dampak banjir di Jakarta dan Tangerang. Upaya strategis ini diharapkan agar IKM tersebut dapat terus berproduksi sehingga nantinya memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional.

“Dengan beroperasinya kembali usaha dari para pelaku IKM ini, tentunya sejalan dengan tekad pemerintah yang senantiasa ingin mendorong tumbuh kembangnya sektor IKM. Sebab, selama ini sektor IKM telah menjadi tulang punggung perekonomian kita,” ujar Menteri Agus.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IKM Pangan Capai 1,86...
IKM Pangan Capai 1,86 Juta Unit Usaha, IFI Menyeleksi yang Terbaik
Penjualan Sepeda Melonjak,...
Penjualan Sepeda Melonjak, Industri Kecil Menengah Harus Ambil Peran
Kemenperin Dorong IKM...
Kemenperin Dorong IKM Tembus Pasar Ekspor, Ini Caranya
Resep Kemenperin Lezatkan...
Resep Kemenperin Lezatkan IKM Pangan
Mengintip Resep Sukses...
Mengintip Resep Sukses IKM Unggulan Indonesia Food Innovation 2021
Pemenang Startup4Industry...
Pemenang Startup4Industry 2020 Ciptakan Otomasi Penopang Produksi IKM
Berita Terkini
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
35 menit yang lalu
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
10 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
11 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
13 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
14 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
15 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved