Cegah Kerugian Akibat Banjir, Zona Khusus IKM Akan Dibangun

Selasa, 14 Januari 2020 - 01:16 WIB
Cegah Kerugian Akibat...
Cegah Kerugian Akibat Banjir, Zona Khusus IKM Akan Dibangun
A A A
JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang akan menetapkan zona khusus bagi industri kecil dan menengah (IKM) untuk mencegah para pelaku usaha kecil dari kerugian besar akibat banjir. Menurutnya, pembangunan kawasan industri telah memperhitungkan pedoman dan standar teknis terkait untuk mengantisipasi berbagai peristiwa, termasuk banjir sejak awal pembangunannya.

Dengan demikian terang dia, kawasan industri yang ada akan tetap beroperasi sebagaimana mestinya. “Zona-zona industri biasanya dibangun jauh dari aspek-aspek bencana alam, misalnya banjir dan gempa," ujar Agus Gumiwang di Jakarta, Senin (13/1/2020).

Lebih lanjut terang dia, pihaknya juga telah membuat kebijakan untuk membantu IKM yang alat dan mesinnya terkena dampak banjir, dengan diganti 100%. "Seperti di Jakarta Barat dan Tangerang sudah diterapkan, dan telah diberikan langsung secara simbolis terkait mesinnya yang rusak yang terdampak banjir,” jelasnya.

Agus menambahkan, Kemenperin akan terus melakukan pendataan terkait IKM yang menjadi korban banjir, melalui dinas perindustrian setempat. Agus pun meminta kepada para pelaku industri untuk bisa terus membuka pintu bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono menyampaikan, bantuan yang diberikan tersebut disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Banten. “Adapun bantuan yang diberikan berupa sarden, biskuit, mie instan, air mineral, kopi, beras, alas kaki, pembersih lantai dan sebagainya,” sebutnya.

Sigit berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban serta bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari. Kemenperin juga tengah menunggu laporan dari pelaku industri maupun kawasan industri terkait dampak yang terjadi akibat banjir yang melanda Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). "Kita sedang memprediksi, dampak yang ditimbulkan akibat banjir di Jabodetabek tidak bersifat nasional, sehingga aktivitas manufaktur masih akan berjalan dengan baik," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IKM Pangan Capai 1,86...
IKM Pangan Capai 1,86 Juta Unit Usaha, IFI Menyeleksi yang Terbaik
Penjualan Sepeda Melonjak,...
Penjualan Sepeda Melonjak, Industri Kecil Menengah Harus Ambil Peran
Kemenperin Dorong IKM...
Kemenperin Dorong IKM Tembus Pasar Ekspor, Ini Caranya
Resep Kemenperin Lezatkan...
Resep Kemenperin Lezatkan IKM Pangan
Pemenang Startup4Industry...
Pemenang Startup4Industry 2020 Ciptakan Otomasi Penopang Produksi IKM
Mengintip Resep Sukses...
Mengintip Resep Sukses IKM Unggulan Indonesia Food Innovation 2021
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
41 menit yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
1 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
2 jam yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
3 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
13 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
13 jam yang lalu
Infografis
Kerugian Finansial yang...
Kerugian Finansial yang Dialami Israel Akibat Kebakaran Dahsyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved