Komitmen OJK di 2020, Siap Jaga Ketat Aturan Main

Kamis, 16 Januari 2020 - 12:09 WIB
Komitmen OJK di 2020,...
Komitmen OJK di 2020, Siap Jaga Ketat Aturan Main
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) siapkan lima kebijakan strategis di 2020 demi ekosistem jasa keuangan berdaya saing dan berperan optimal. Hal ini disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso pada Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2020 yang dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta, hari ini.

Dia menjelaskan, terdapat lima kebijakan strategis OJK 2020. Strateginya adalah peningkatan skala ekonomi industri keuangan dengan meningkatkan jumlah modal minimum secara bertahap. OJK juga akan mempercepat konsolidasi dengan kebijakan insentif dan disentif termasuk exit policy-nya.

"Kami akan memperketat perizinan usaha di perusahaan efek. Nanti akan dibagi sesuai tingkat modalnya," ujar Wimboh di Jakarta, Kamis (16/1/2020).

OJK juga akan terus memperketat pengawasan lintas sektor atau regulatory & supervisory gap di antara setiap sektor jasa keuangan. Ini demi harmonisasi di seluruh sektor jasa keuangan dari sisi pengaturan dan pengawasan, maupun penegakan aturan terutama di Industri Keuangan Non Bank.

"Kami akan ketat kepada market maker di bursa saham terutama yang memiliki kapitalisasi pasar kecil. Diharapkan akan meminimalkan potensi goreng menggoreng saham. Lalu kami juga mengadopsi konsep investment bank," ujarnya.

Di industri pasar modal, peningkatan penerapan governance, transparansi dan enforcement menjadi fokus utama OJK untuk meningkatkan integritas pasar dan kepercayaan investor. Selama tahun 2019, OJK telah melakukan pembatasan penjualan reksa dana tertentu pada 37 manajer investasi serta memberikan sanksi kepada 3 Akuntan Publik.

Penyempurnaan ekosistem pasar modal telah dimulai melalui penguatan pengaturan dan pengawasan, proses penawaran emisi, aktivitas perdagangan sampai dengan kewajaran valuasi instrumen. Sementara, aktivitas penghimpunan dana melalui penawaran umum di pasar modal pada 2019 tercatat mencapai Rp166,8 triliun, dengan tambahan 60 emiten baru.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bos OJK Minta Dukungan...
Bos OJK Minta Dukungan Perusahaan Keuangan Global Pulihkan Ekonomi Indonesia
OJK: Investor Domestik...
OJK: Investor Domestik Topang Penguatan Pasar Saham di Juli
4 Pejabat OJK Mundur...
4 Pejabat OJK Mundur Jadi Momentum Perkuat Tata Kelola, Legislator Pede Pasar Tetap Tenang
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal Capai Rp179,66 Triliun
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
8 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
9 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
11 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
11 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
11 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved