WEF Davos, Luhut Ingin Pemerintah dan Perusahaan Teknologi Perbaiki Ekonomi

Rabu, 22 Januari 2020 - 00:14 WIB
WEF Davos, Luhut Ingin...
WEF Davos, Luhut Ingin Pemerintah dan Perusahaan Teknologi Perbaiki Ekonomi
A A A
JAKARTA - Dunia saat ini berada dalam era teknologi digital. Karena itu, dalam pertemuan World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan, mengatakan pentingnya peranan pemerintah untuk bekerjasama dengan perusahaan teknologi global dalam memperbaiki ekonomi.

"Saya ingin mengatakan tentang peran pemerintah dalam bekerjasama dengan perusahaan teknologi untuk memanfaatkan teknologi bagi kemajuan perbaikan ekonomi dan sosial warga negara kita," kata Luhut di Davos, Selasa (21/1/2020).

Luhut mengatakan, saat ini, tanpa kita sadari kita selalu dikelilingi oleh teknologi. Kita dikelilingi oleh digitalisasi dan teknologi hampir semua kegiatan dilakukan secara virtual dimanapun dan apapun yang kita lakukan.

"Setiap orang memiliki hak untuk mendapat manfaat dari ekonomi digital. Memilih pekerjaan yang fleksibel, dan untuk belajar keterampilan baru. Di wilayah berkembang seperti Asia Tenggara, memberi orang akses ke platform digital dapat meningkatkan kualitas hidup secara signifikan," jelasnya dalam keterangan yang diterima SINDOnews di Jakarta.

Luhut menjelaskan untuk meningkatkan teknologi itu, Presiden Joko Widodo telah memfokuskan pada pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.

"Dan di sinilah saya percaya bahwa perusahaan teknologi akan memiliki peran penting di dalamnya. Seperti dengan Indonesia, saya percaya banyak pemerintah di seluruh dunia memandang para pemimpin industri teknologi untuk bekerja bahu-membahu bersama dalam mengembangkan bakat berkualitas untuk membantu membangun bangsa," ungkapnya.

Dalam hal ini, Luhut berharap perusahaan teknologi nantinya dapat membantu pemerintah membangun ekosistem yang tepat untuk pusat Research and Development (R&D) sehingga berdampak jangka panjang bagi semua bangsa.

"Penting juga bahwa perusahaan teknologi berkomitmen berada di sini untuk jangka panjang, membangun generasi masa depan, tidak hanya menghasilkan uang, tetapi juga membantu pemerintah menemukan solusi untuk masalah kita,” jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Paviliun Indonesia Resmi...
Paviliun Indonesia Resmi Dibuka, Sambut Delegasi WEF 2023 di Davos
Dari Ancaman Resesi...
Dari Ancaman Resesi hingga Polycrisis, WEF Ingatkan Berbagai Risiko Global di 2023
BINUS University Cetak...
BINUS University Cetak Generasi AI untuk Jawab Tantangan Revolusi Teknologi Global
Prabowo di WEF: Diplomasi...
Prabowo di WEF: Diplomasi Ekonomi dan Legitimasi Politik
Dalam Agenda World Economic...
Dalam Agenda World Economic Forum, Menko Airlangga Sampaikan Momen Emas untuk Berinvestasi
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri World Economic Forum 2026 di Swiss Bulan Ini
Berita Terkini
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
22 menit yang lalu
Industri Keramik Tertekan,...
Industri Keramik Tertekan, Concord Industry Minta Harga Gas Lebih Kompetitif
30 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
1 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
2 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
7 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved