Ini Pesan Mantan Komut Garuda untuk Komisaris dan Direksi Baru

Rabu, 22 Januari 2020 - 14:58 WIB
Ini Pesan Mantan Komut...
Ini Pesan Mantan Komut Garuda untuk Komisaris dan Direksi Baru
A A A
JAKARTA - Mantan Komisaris Utama (Komut) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Sahala Lumban Gaol menyampaikan pesan khusus kepada direksi dan komisaris perseroan yang baru dilantik hari ini.

"Pesan saya kepada Pak Triawan (Komisaris Utama Garuda Triawan Munaf), Garuda bukan perusahaan yang sederhana. Ada dua hal utama yang perlu diperhatikan," ujar Sahala di Jakarta, Rabu (22/1/2020).

(Baca Juga: Garuda Indonesia Resmi Tunjuk Irfan Setiaputra Jadi Dirut)

Sahala menuturkan, selain terus menjalin komunikasi yang baik dengan direksi, komisaris perlu mendorong manajemen yang baru untuk tetap membina pilot yang merupakan ujung tombak Garuda sebagai perusahaan yang bergerak di industri penerbangan. Sebab, tegas dia, keselamatan penumpang sangat bergantung pada kinerja pilot.

"Profesi pilot memang sangat diatur regulasi, tapi perlu dibina dan dekat (dengan manajemen). Pilot yang menentukan keselamatan di sini," ucapnya.

Menurutnya, apa yang terjadi di dalam tubuh Garuda tidak seberapa dengan apa yang dihadapi oleh para pilot dalam pekerjaannya. "Turbulensi yang selama ini membuat Garuda goyah tidak seberapa dengan turbulensi yang dihadapi para pilot yang membawa para penumpang dengan selamat sampai tujuan. Karena itu pembinaan profesi pilot harus dilakukan," katanya.

Selain itu, Sahala berpesan agar memperhatikan para awak kabin. Sebab, awak kabin tak kalah penting degan para pilot yang selalu melayani penumpang dengan baik. Citra perusahaan terbentuk baik berkat kinerja para awak kabin.

"Profesi awak kabin luar biasa memberikan pelayanan terbaik layanan Garuda. Ini harus betul-betul dibina dan didukung dengan mereka menjadi awak kabin profesional yang bermartabat tinggi," jelasnya.

Di samping itu, Sahala menambahkan, bisnis utama Garuda memang bergerak para transportasi penumpang. Namun, manajemen yang baru perlu meningkatkan bisnis kargo dalam mendukung ekspor Indonesia. Bisnis kargo menurutnya dapat menjadi sumber pendapatan yang segar bagi perusahaan selain dari tiket pesawat penumpang.

"Garuda Indonesia harus berperan mendukung ekspor Indonesia ke negara lain. Kondisi sekarang air cargo sangat menentukan," tutupnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Penerbangan...
Industri Penerbangan Diprediksi Baru Pulih Akhir 2022
Jurus Bos Garuda Dorong...
Jurus Bos Garuda Dorong Maskapai BUMN Terbang Tinggi Usai Pandemi
Jalan Terang untuk Garuda...
Jalan Terang untuk Garuda Indonesia
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Label Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia
Outlook 2021 Garuda...
Outlook 2021 Garuda Indonesia: Pasang Target Setengah dari Kinerja 2019
Besok Garuda Operasikan...
Besok Garuda Operasikan Pesawat Berbadan Lebar untuk Rute Jakarta-Denpasar
Berita Terkini
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
1 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
3 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
3 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
4 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
5 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
7 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved