Yenny Wahid ke Garuda, Pengamat: Komisaris Tak Perlu Latar Belakang Penerbangan

Rabu, 22 Januari 2020 - 15:18 WIB
Yenny Wahid ke Garuda,...
Yenny Wahid ke Garuda, Pengamat: Komisaris Tak Perlu Latar Belakang Penerbangan
A A A
JAKARTA - Kementerian BUMN hari ini resmi mengangkat jajaran direksi serta komisaris baru PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Sejumlah nama di jajaran komisaris menarik perhatian karena tak memiliki latar belakang di bidang penerbangan, yakni Triawan Munaf sebagai komisaris utama dan Yenny Wahid sebagai komisaris independen.

Triawan Munaf berlatar belakang musisi, pengusaha dan politisi Indonesia dan pernah menjabat sebagai Kepala Badan Ekonomi Kreatif. Sementara Yenny Wahid berlatar belakang aktivis Islam serta politisi. (Baca Juga: Alasan Erick Thohir Pilih Yenny Wahid dan Triawan Munaf Jadi Komut Garuda)

Menanggapi hal itu, pengamat penerbangan Alvin Lie menilai, untuk menjadi seorang komisaris di maskapai penerbangan, tidak perlu memiliki latar belakang di bidang penerbangan. Alvin beralasan, fungsi mereka adalah di bidang pengawasan.
"Sebenarnya enggak perlu ada latar belakang penerbangan. Karena Fungsi komisaris itu kan mengawasi kebijakan dan kinerja perusahaan. Hal-hal teknis itu bisa minta para ahli, para praktisi untuk memberikan masukan kepada mereka. Jadi tidak harus bidangnya. Jadi tidak harus orang penerbangan. Kalau terkungkung begitu ya isinya orangnya itu-itu saja," ujar Alvin Lie saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Alvin menilai Menteri BUMN Erick Thohir pasti sudah mengambil keputusan yang tepat saat menunjuk Yenny Wahid dan Triawan Munaf. "Jangan menilai atau menghakimi seseorang hanya berdasarkan persepsi. Mbak Yenny Wahid dulu pendidikannya apa, pernah berprofesi sebagai wartawan juga. Reputasinya dia di kalangan media ketika dia muda dulu seperti apa, cek dulu. Saya tidak mau menilai orang pe rorang. Semuanya saya yakin sudah memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh menteri BUMN," tegasnya.

Sebelumnya, Erick Thohir mengungkapkan alasan memilih Yenny Wahid dan Triawan Munaf sebagai komisaris Garuda. Sosok mereka dinilai bisa dipercaya dalam mengawasi kinerja BUMN penerbangan tersebut. "Bu Yenny merupakan komisaris independen perwakilan publik yang dapat dipercaya," tegasnya.

Sementara pemilihan Triawan Munaf dikarenakan pengalaman dan jejak kariernya yang bisa memberikan masukan strategi pemasaran pada Garuda Indonesia. "Pak Triawan dengan semua pengalaman beliau tentu akan mampu memberikan masukan strategi pemasaran dan meningkatkan citra Garuda yang sempat terganggu," ujarnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nasib Garuda ke Depannya:...
Nasib Garuda ke Depannya: Terus Dipelihara atau Masuk Liang Kubur
Yenny Wahid Mundur dari...
Yenny Wahid Mundur dari Posisi Komisaris Garuda Indonesia, Upaya Kecil Biar Selamat
Jalin Kerja Sama Pencegahan...
Jalin Kerja Sama Pencegahan Korupsi, Yenny Wahid Sambangi KPK
Industri Penerbangan...
Industri Penerbangan Diprediksi Baru Pulih Akhir 2022
Jurus Bos Garuda Dorong...
Jurus Bos Garuda Dorong Maskapai BUMN Terbang Tinggi Usai Pandemi
Jalan Terang untuk Garuda...
Jalan Terang untuk Garuda Indonesia
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
5 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
6 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
6 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
6 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
6 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved