Luhut Sebut Perusahaan Gas AS Tertarik Investasi Rp91 Triliun

Sabtu, 01 Februari 2020 - 07:02 WIB
Luhut Sebut Perusahaan...
Luhut Sebut Perusahaan Gas AS Tertarik Investasi Rp91 Triliun
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan perusahaan gas dan petrokimia asal Amerika Serikat, Air Products & Chemicals Incorporated tertarik berinvestasi di Indonesia.

Ketertarikan ini, kata Luhut, setelah dirinya bertemu dengan CEO Air Products & Chemicals Inc., Seifi Ghasemi.

"Kami berbicara soal investasi dan mereka tertarik untuk investasi proyek gasifikasi batu bara. Air Products mau melakukan investasi USD6,5 miliar. Investasi proyek gasifikasi batu bara ini dilakukan dengan PT Bukit Asam," ujarnya, Jumat (31/1/2020).

Nilai USD6,5 miliar itu bila dikonversi dalam kurs Rp14.000 per dolar AS, maka setara dengan Rp91 triliun.

Menurut Luhut, batu bara PTBA ini nantinya akan dibagi berdasarkan jenisnya. Jika kalorinya berada pada 3.800 kcal per kilogram akan cocok untuk digasifikasi.

"Ya itu kan banyak batu bara kalori rendah, 3.800 kalori. Kalau ngangkut, operasionalnya kan repot. Jadi bikin saja disitu gasifikasi, kan bagus," katanya.

Luhut menambahkan bahwa nanti hasil turunan gasifikasi batu bara ini bisa membuat harga gas cuma USD6 per MMBTU.

"Gasifikasi untuk nantinya harga gas USD6 per MMBTU. Kemudian dimethyl ether (DME) turunannya sampai bahan chemical lainnya," ungkap Luhut.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bisnis Batu Bara Miliknya...
Bisnis Batu Bara Miliknya Pernah Dicibir, Luhut: Saya Pejabat Negara, Saya Tentara, Bukan Pedagang
Indonesia Tidak Bisa...
Indonesia Tidak Bisa Didikte, Luhut: Tidak Amerika, Tidak China Juga!
Gasifikasi Jadi Tumpuan...
Gasifikasi Jadi Tumpuan Bisnis Baru Perusahaan Batu Bara
Oleh-oleh dari Dubai,...
Oleh-oleh dari Dubai, Menteri Bahlil Kantongi Rp210 Triliun
Menko Luhut Buka Suara...
Menko Luhut Buka Suara Soal Krisis Batu Bara dan Larangan Ekspor
Belum Ketok Palu, Rakor...
Belum Ketok Palu, Rakor Larangan Ekspor Batu Bara Dilanjut Malam Ini
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
59 menit yang lalu
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
3 jam yang lalu
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
3 jam yang lalu
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
5 jam yang lalu
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
6 jam yang lalu
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
6 jam yang lalu
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved