Usai Angkut 243 WNI, Ini 8 Langkah Pembersihan Batik Air dari Virus Corona

Minggu, 02 Februari 2020 - 20:14 WIB
Usai Angkut 243 WNI,...
Usai Angkut 243 WNI, Ini 8 Langkah Pembersihan Batik Air dari Virus Corona
A A A
JAKARTA - Sebanyak 243 warga negara Indonesia (WNI) telah tiba dengan selamat di Tanah Air usai dievakuasi menggunakan maskapai penerbangan Batik Air dari Wuhan, China, sehubungan merebaknya wabah virus corona.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pun mengawasi pelaksanaan mitigasi pesawat yang telah kembali di Indonesia setelah melakukan misi kemanusian tersebut.

"Kami akan mengawasi proses mitigasi pesawat agar bersih dari kuman virus corona," jelas Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto di Jakarta, Minggu (2/2/2020).

Novie juga menyampaikan bahwa bila semua prosedur dilaksanakan dengan baik maka diharapkan pesawat sudah dianggap bebas dari virus corona.

"Dan setelah pesawat dinyatakan bebas dari virus corona oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan, barulah pesawat ditarik ke hanggar untuk dilakukan perawatan lebih lanjut," ungkapnya.

Kemenhub akan terus bekerja sama dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan bahwa proses evakuasi berjalan dengan baik dan terus memastikan penerbangan yang selamat, aman dan nyaman.

Berikut 8 langkah mitigasi dalam membersihkan maskapai Batik Air tersebut sesuai prosedur yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan:

1. Pesawat diparkir pada area yang berjauhan dengan pesawat yang lain (isolated area)

2. Pesawat dalam kondisi kosong (tanpa kru dan penumpang), hanya ada petugas yang akan melakukan kegiatan disinfeksi/dekontaminasi, dan petugas menggunakan alat pelindung diri lengkap

3. Bagian pesawat utama yang akan dilakukan disinfeksi adalah kabin dan kargo/bagasi

4. Setelah semua petugas dan peralatan disiapkan maka dilakukan kegiatan disinfeksi dengan menggunakan dry fogger yang diisi dengan bahan disinfektan khusus (netbiokem)

5. Butiran uap dari alat fogger tersebut diharapkan dapat melingkupi (cover) seluruh area yang ada dalam kabin dan bagian kargo

6. Setelah itu diamkan selama minimal 10 menit (contact time minimal)

7. Setelah contact time berakhir, maka pada area (tempat duduk) yang ditempati penumpang terjangkit atau terpapar dilakukan usapan dengan menggunakan lap pendekontaminasi kering (fibertect) untuk memastikan bebas dari residu hama/kuman

8. Pada bagian permukaan luar pesawat dilakukan disinfeksi dengan penyemprotan (menggunakan sprayer)
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Langgar PSBB, Batik...
Langgar PSBB, Batik Air Kena Sanksi dari Kemenhub
Bawa 6 Penumpang Positif...
Bawa 6 Penumpang Positif Corona, Batik Air Dilarang Terbang ke Pontianak
Disebut Tak Terapkan...
Disebut Tak Terapkan Protokol Kesehatan, Ini Penjelasan Maskapai Batik Air
Siapa Berani, Kemenhub...
Siapa Berani, Kemenhub Sudah Buka Penerbangan ke Wuhan dan China
Menhub Izinkan Pebisnis...
Menhub Izinkan Pebisnis Gunakan Maskapai Penerbangan
Bermodal Cuma 3 Pesawat,...
Bermodal Cuma 3 Pesawat, Super Air Jet Siap Turun Gelanggang
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
2 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
3 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
3 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
3 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
3 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
3 jam yang lalu
Infografis
Waswas Perang Dunia...
Waswas Perang Dunia III, Ini Cara Bertahan dari Serangan Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved