Dukung Harga Gas Murah Bagi Industri, PGN Minta Iuran ke BPH Migas Dihapus

Senin, 03 Februari 2020 - 18:28 WIB
Dukung Harga Gas Murah...
Dukung Harga Gas Murah Bagi Industri, PGN Minta Iuran ke BPH Migas Dihapus
A A A
JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN meminta sejumlah insentif guna mendukung penyediaan gas murah bagi industri sebesar USD6 per mmbtu.

Sejumlah keringanan tersebut diantaranya penghapusan beban pajak pertambahan nilai (PPN) saat melakukan pembelian gas di hulu dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Pasalnya, harga has di hulu berkontribusi sebesar 70% sebagai pembentuk harga gas industri. Adapun saat ini, harga gas industri berada pada kisaran USD9-USD12 per mmbtu.

“Jadi kami usulkan penghapusan pembebanan PPN pembelian gas di hulu karena kami tidak membebankan PPN. Seperti PPN LNG kami usulkan untuk dihapuskan,” ujar Direktur Utama PGN Gigih Prakoso saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/2/2020).

Selain itu, pihaknya juga meminta penghapusan iuran kegiatan usaha yang dibebankan Badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas). Pasalnya dengan penghapusan iuran kegiatan usaha maka perusahaan akan lebih efisien dalam membangun infrastruktur gas seperti pembangunan transmisi dan distribusi.

Tanpa pungutan iuran badan usaha, imbuhnya, efisiensi dapat diciptakan dari penurunan biaya transmisi dan distribusi. Pasalnya pembebanan biaya transmisi mencapai 13% dan biaya distribusi sebesar 17%.

“Dengan begitu, kami dapat melakukan efisiensi internal untuk melakukan penghematan distribusi dan transmisi sebagai upaya PGN mendukung penurunan harga gas industri USD6 per mmbtu,” kata dia.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Gas Turun, Serapan...
Harga Gas Turun, Serapan untuk Industri Masih Rendah
Kinerja PGN di Semester...
Kinerja PGN di Semester I/2020 Terbebani Tak Cuma Soal Triple Down Effect
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
PGN SAKA Kebut Proyek...
PGN SAKA Kebut Proyek Lapangan Sidayu Jadi 12 Bulan
Harga Gas Industri Turun,...
Harga Gas Industri Turun, Pendapatan PGN Bisa Amblas 21% Tanpa Insentif
KPK Periksa Kepala BPH...
KPK Periksa Kepala BPH Migas terkait Kasus Dugaan Korupsi di PGN
Berita Terkini
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
1 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
2 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
2 jam yang lalu
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
2 jam yang lalu
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
2 jam yang lalu
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
2 jam yang lalu
Infografis
Bukan Indonesia, Trump...
Bukan Indonesia, Trump Minta Pindahkan Warga Gaza ke Negara ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved