Dampak Virus Corona ke Ekonomi, Luhut: Banyak dan Tidak Perlu Ditutupi

Rabu, 05 Februari 2020 - 20:21 WIB
Dampak Virus Corona...
Dampak Virus Corona ke Ekonomi, Luhut: Banyak dan Tidak Perlu Ditutupi
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinasi (Menko) bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan menegaskan, dampak wabah virus Corona bakal berdampak besar terhadap perekonomian nasional. Terlebih setelah pemerintah menghentikan sementara impor hewan hidup asal China, serta penerbangan dari dan ke Negeri Tirai Bambu -julukan China- hingga keadaan membaik.

(Baca Juga: Jokowi Instruksikan Hitung Dampak Virus Corona ke Ekonomi Indonesia )

Ditegaskan olehnya virus corona asal Wuhan, China telah mempengaruhi kondisi global tidak hanya Indonesia sehingga tidak perlu ditutupi. Menurutnya hal itu bakal berimbas pada perekonomian termasuk Indonesia pada kuartal pertama tahun ini.

“Saya kira banyak pengaruh lah. Kita ndak perlu menutupin. Singapura kemarin waktu presidennya datang, bilang menderita banget. Jadi jangan lihat Indonesia, ini sudah global,” ungkap Luhut di Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Menko Luhut menambahkan, masih akan terus mengevaluasi mengenai dampak penyebaran virus corona melalui antar ibukota di masing-masing negara terutama di negara terdampak. “Kita belum hitung lah. Setiap dua hari kita akan evaluasi. Kalau dia sudah sampai peaknya menurun, nanti kita evaluasi,” tuturnya.

"Jadi dampaknya, ekspor apa saja yang ke sana menurun. Saya ingatkan berkali-kali jangan bikin hoaks. Jadi biarkanlah berita-berita resmi dari pemerintah yang keluar, karena yang rugi kita semua,” tandasnya.

Diterangkan juga olehnya, pemerintah tidak melarang ekspor-impor di sektor konsumsi dari China melainkan hanya hewan hidup. Ungkap dia, masih ada impor barang China yang masih bisa masuk ke Indonesia. “Setiap dua hari kita akan evaluasi, kalau suda mulai menurun kita bisa mempertimbangkan membuka lagi untuk para diplomat maupun pegawai-pegawai yang khusus untuk mengurus industri,” ujarnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya melakukan kalkulasi secara cermat terkait dampat adanya virus corona asal China terhadap perekonomian Indonesia. Hal ini disampaikan dalam pembukaan rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan Bogor. “Dikalkulasi secara cermat dampak dari kebijakan ini baik dari sektor perdagangan, investasi dan pariwisata,” ungkap Jokowi saat membuka rapat terbatas di Istana Bogor, kemarin.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Luhut Paparkan Kondisi...
Luhut Paparkan Kondisi Ekonomi dan Iklim Investasi RI di Tengah Pandemi
Sri Mulyani Ramal Ekonomi...
Sri Mulyani Ramal Ekonomi RI Minus, Luhut: Lebih Baik di Antara Emerging Market
Hadapi Tantangan Masa...
Hadapi Tantangan Masa Depan, Begini Desain Strategi Investasi RI
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Kolaborasi Penguatan...
Kolaborasi Penguatan Kearifan Lokal Demi Tingkatkan Nilai Ekonomi Kreatif
Luhut: Pemulihan Ekonomi...
Luhut: Pemulihan Ekonomi Dampak Covid-19 Butuh Waktu 5 Tahun
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
3 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
4 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
4 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
4 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
5 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved