Bank BRI Gandeng Google Dorong UMKM Digital

Rabu, 12 Februari 2020 - 01:09 WIB
Bank BRI Gandeng Google...
Bank BRI Gandeng Google Dorong UMKM Digital
A A A
JAKARTA - Bank BRI terus mendukung perkembangan digital ekonomi di sektor Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM). Salah satu langkah nyata yakni dengan mengajak para pelaku ekonomi digital untuk mengembangkan UMKM melalui digitalisasi.

Adapun Bank BRI menggandeng Google menyelenggarakan event bertajuk BRIxGoogle Hackaton dengan tema "Supporting Indonesia Digital Economy based on Small Medium Enterprises (SME) untuk Indonesia BRilian" dilaksanakan selama 2 hari pada 10-11 Februari 2020 di tiga kota besar di Indonesia, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya.

"BRI berkolaborasi dengan Google untuk mengumpulkan para pegiat teknologi. Kami ingin membangun sebuah aplikasi atau platform dalam hitungan jam, sebagai solusi atas permasalahan di sektor UMKM," ujar Direktur Teknologi Informasi dan Operasi BRI, Indra Utoyo di Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Dia melanjutkan acara ini merupakan rangkaian Hackaton yang dilakukan Google untuk mengoptimasi para start up agar lebih mudah mengintegrasikan dengan sistem BRI.

"Kami berharap para pelaku ekonomi digital mampu mendukung upaya digitalisasi ekonomi dengan pemberdayaan UMKM. Selain itu, kegiatan ini diharapkan memunculkan aplikasi-aplikasi yang mampu menjawab permasalahan para pelaku UMKM dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat secara umum," pungkasnya.

Pendaftaran dan penjurian awal telah dilakukan Januari 2020 lalu. Saat ini telah terdapat 20 besar peserta yang lolos.

Sebagai informasi BRIAPI adalah produk yang memungkinkan pihak ketiga untuk menggunakan fitur atau fungsi layanan finansial dari Bank BRI dalam platform milik mereka dengan cepat dan aman. Penerapan BRIAPI mengukuhkan Bank BRI menjadi menjadi bank dengan system open API pertama di Indonesia yang bersertifikasi ISO 27001.

"Setiap startup diberi kapasitas dan dukungan untuk melakukan inovasi dan didukung oleh Goggle. Nantinya, platform tersebut bagi BRI bisa melayani lebih baik sektor mikro dan UMKM," katanya.

Adapun persyaratan dalam kompetisi BRIxGoogle Hackathon ini, para calon peserta berusia 17 tahun ke atas, berasal dari kalangan mahasiswa, penggiat startup, freelancer maupun penggiat digital teknologi. Setiap calon peserta merupakan satu tim yang terdiri dari maksimal tiga orang. Persyaratan lainnya, peserta memiliki ketertarikan yang kuat dengan dunia bisnis, teknologi dan start up.

Para peserta yang telah terpilih melalui seleksi, mempresentasikan aplikasi atau platform bikinannya di hadapan para juri. Selain itu, para peserta juga berkesempatan mengikuti coaching clinic bersama tim BRI dan Google Indonesia.

Setelah menjalani tahapan coaching, presentasi dan penjurian, pada hari kedua diumumkan tiga pemenang utama BRIxGoogle Hackaton di masing-masing kota. Pemenang pertama berhak mendapatkan uang senilai Rp35 juta per tim dan BRIZZI Rp500 ribu per orang.

Sedangkan pemenang kedua akan memperoleh uang sebanyak Rp25 juta per tim dan BRIZZI Rp500 ribu per orang, kemudian untuk pemenang ketiga mendapatkan uang Rp15 juta per tim dan BRIZZI Rp500 ribu per orang.

Kegiatan ini diharapkan akan mendorong kolaborasi antara para penggiat teknologi dengan BRI melalui platform BRIAPI, dan Google Cloud dalam membangun platform teknologi untuk pengembangan UMKM di Indonesia

Para peserta yang lolos telah mengikuti technical meeting di kota tempat peserta terdaftar dan dibekali penjelasan mengenai produk-produk BRI sebagai metode pembayaran, cara integrasi menggunakan BRIAPI dan teknis menggunakan Google Cloud. Dalam prosesnya, para peserta kemudian diberikan waktu dua minggu untuk menyempurnakan ide awal sebelumnya menjadi aplikasi yang sudah jadi, menggunakan BRIApi dan Google Cloud.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BRI Ventures Jadi Pionir...
BRI Ventures Jadi Pionir Dana Ventura UMKM Rintisan Digital
Danone Indonesia Tingkatkan...
Danone Indonesia Tingkatkan Kemampuan Digital dan UMKM Nasional
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
10 Tahun Berjualan Lumpia...
10 Tahun Berjualan Lumpia Basah, UMKM Ini Terbantu KUR BRI
Mandiri UKM Center Dekatkan...
Mandiri UKM Center Dekatkan Perbankan dan Pelaku Usaha Kecil
UMKM Diharapkan Naik...
UMKM Diharapkan Naik Kelas dengan Memanfaatkan Aplikasi Lokal
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
23 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved