Wabah Corona Belum Berdampak ke Perdagangan RI di Januari

Senin, 17 Februari 2020 - 16:26 WIB
Wabah Corona Belum Berdampak...
Wabah Corona Belum Berdampak ke Perdagangan RI di Januari
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini (17/2) mengumumkan neraca perdagangan Januari 2020 yang mengalami defisit USD864 juta . Meskipun mengalami defisit, Kepala BPS Suhariyanto menyampaikan hal tersebut bukan disebabkan karena virus corona yang mewabah sejak bulan lalu.

"Efek virus corona terhadap neraca perdagangan RI sejauh ini belum bisa terlihat," ujar Suhariyanto saat memaparkan kinerja ekspor-impor Indonesia bulan Januari 2020 di Gedung BPS Jakarta, Senin (17/2/2020).

Menurut dia, dampak virus tersebut kemungkinan baru bisa terlihat pada laporan kinerja ekspor-impor di bulan selanjutnya (Februari 2020). "Karena harusnya dilihat sesudah Imlek, sudah tercermin satu minggu. Sementara yang kita sajikan data sebulan terakhir. Kita waspadai supaya dampaknya tidak seburuk yang dibayangkan," lanjut Suhariyanto.

Menurut dia, belum signifikannya dampak virus corona ke kinerja perdagangan Januari dikarenakan penyebaran wabah virus ini secara luas baru terjadi pada minggu-minggu akhir Januari. Bahkan, organisasi kesehatan dunia alias World Health Organization (WHO) baru mengeluarkan pernyataan darurat corona pada akhir Januari.

"Pada tanggal 31 Desember 2019 dilaporkan ada virus corona dari Wuhan dan baru diidentifikasi pada 3-5 Januari 2020. Pada tanggal 20 Januari beberapa negara mulai melakukan pengecekan suhu badan. Saat itu, WHO belum melakukan pembatasan terhadap virus corona," jelasnya.

Sehari berselang, lanjut dia, virus corona baru memakan korban meninggal dunia. Lantaran semakin banyaknya korban, WHO menetapkan darurat virus corona pada 31 Januari 2020.

"Saya harus tekankan bahwa ekspor dan impor pada Januari ini kita melihatnya dari awal bulan, kita tidak menyajikan mingguan. Oleh karena itu di Januari, efeknya (wabah corona) belum terlihat, baru Februari ini. Tapi tentu kita harus waspada," paparnya.

Sebagai informasi, pada Januari 2020, angka ekspor Indonesia ke China mencapai USD211,9 juta. Sedangkan impor dari China masih tinggi dengan kontribusi 32,11% dengan nilai USD3,9 miliar.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekspor Bisa Pulih Lebih...
Ekspor Bisa Pulih Lebih Cepat Seiring Membaiknya Permintaan di China
Naik Terus, Impor Desember...
Naik Terus, Impor Desember 2020 Melejit USD14,4 Miliar
Turun 8,15%, Impor Indonesia...
Turun 8,15%, Impor Indonesia September 2023 Capai USD17,34 Miliar
Meski Impor Meningkat,...
Meski Impor Meningkat, Neraca Dagang Surplus USD1,57 Miliar
Ekspor Indonesia Naik...
Ekspor Indonesia Naik 2,5% di Februari 2025, Nilainya USD21,98 Miliar
Impor Loyo, Neraca Dagang...
Impor Loyo, Neraca Dagang Diproyeksi Surplus USD2,33 Miliar
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
2 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
3 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
3 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
3 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
4 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 jam yang lalu
Infografis
Indonesia di Puncak...
Indonesia di Puncak Klasemen, Lolos ke Piala Dunia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved