Elnusa Siapkan Belanja Modal Rp1,4 Triliun di 2020

Selasa, 18 Februari 2020 - 09:39 WIB
Elnusa Siapkan Belanja...
Elnusa Siapkan Belanja Modal Rp1,4 Triliun di 2020
A A A
JAKARTA - PT Elnusa Tbk menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) Rp1,4 triliun pada tahun ini. Angka tersebut meningkat signifikan dibanding realisasi belanja modal tahun lalu Rp705 miliar. Alokasi belanja modal Elnusa akan diambil dari kas internal serta pendanaan dari luar dengan opsi penerbitan surat utang.

“Kami akan menyiapkannya secara bertahap, skemanya bisa berupa penawaran umum berkelanjutan (PUB) dengan target pada akhir kuartal II/2020,” ujar Direktur Keuangan Elnusa Hery Setiawan di Jakarta, Senin (17/2/2020).

Dia menambahkan, rencana pendanaan dari pasar modal itu jumlahnya sekitar 50% dari total kebutuhan. Saat ini pihaknya masih mengkaji instrumen yang akan diterbitkan apakah obligasi, atau sukuk. “Untuk opsi right issue belum ada rencana ke sana,” katanya.

Menurut Hery, capex emiten berkode ELSA itu akan dialokasikan untuk mendanai beberapa proyek besar antara lain infrastruktur down stream seperti depo elpiji, terminal bahan bakar minyak (BBM), dan penambahan kapasitas terminal BBM.

Selain itu, perseroan juga akan menggarap proyek fabrikasi hydraulic workover unit untuk jasa kerja ulang sumur. Tahun ini Elnusa juga menjajaki ekspansi bisnis di luar negeri seperti Timur Tengah, Alzajair dan Vietnam.

“Kami merupakan market leader jasa hulu migas dan distribusi logistik di Indonesia dan pembangunan infrastruktur bisnis hilir Pertamina. Pemanfaatan belanja modal ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan sepanjang tahun ini,” ujar dia.

Tahun ini Elnusa menargetkan pertumbuhan pendapatan usaha pada Rp9,1 triliun dan laba bersih konsolidasi diharapkan tercapai di atas Rp400-an miliar. “Melihat prospek bisnis ke depan, kami optimistis bisa mencapai target kinerja 2020 ini,” katanya.

Sementara itu, sepanjang 2019 ELSA membukukan pendapatan usaha konsolidasi sebesar Rp8,4 triliun, tumbuh 27% dibanding perolehan 2018 yakni Rp6,6 triliun.

Pendapatan usaha konsolidasi ini dikontribusikan melalui segmen jasa distribusi dan logistik energi sebesar 49%, jasa hulu migas 46% dan jasa penunjang 5%.

Selain itu, jasa hulu migas juga mencatatkan pertumbuhan signifikan yakni 45%, dari sebelumnya Rp2,6 triliun pada 2018 menjadi Rp3,8 triliun di 2019.

Adapun laba bersih konsolidasi Elnusa pada 2019 mencapai Rp356 miliar atau tumbuh 29% dibandingkan perolehan 2018 sebesar Rp276 miliar. Kontribusi laba bersih didominasi oleh segmen jasa distribusi dan logistik energi.

“Peralihan blok terminasi ke Pertamina dan gairah aktivitas eksplorasi migas memberikan peluang positif bagi Elnusa. Ini yang kemudian kami raih sebaik mungkin. Melalui strategi diversifikasi portofolio dan kompetensi jasa migas yang lengkap, hulu hingga hilir, kami memastikan untuk terus tumbuh,” katanya.

Dia menambahkan, peluang pada segmen jasa distribusi dan logistik energi, terealisasi dengan baik. Adapun jasa hulu migas berhasil dioptimalisasikan sehingga mampu beradaptasi terhadap penurunan harga minyak dunia dan meraih berbagai peluang.

“Jasa penunjang mendukung dan melengkapi kedua segmen jasa yang ada. Sebagai hasil, kami berhasil meningkatkan performa keuangan dengan pertumbuhan yang signifikan," papar Hery.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Elnusa Raih Penghargaan...
Elnusa Raih Penghargaan Anugerah BUMN 2020
Dihadang Triple Shock,...
Dihadang Triple Shock, Elnusa Optimis Kinerja Tetap Positif
Lewati Tiga Rintangan,...
Lewati Tiga Rintangan, Elnusa Raup Pendapatan Rp3,9 T di Semester I
Gebrakan Ali Mundakir...
Gebrakan Ali Mundakir di Elnusa: Ngutang Rp700 Miliar
Dukung Produksi Migas,...
Dukung Produksi Migas, Elnusa Kembangkan EHR-14 Karya Anak Bangsa
Elnusa Dukung Penuh...
Elnusa Dukung Penuh Penyelesaian Survei Seismik KKP Jambi Merang
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
6 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
6 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
7 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
7 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
7 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved