Anggaran Capai Rp10 T, Penerima Kartu Prakerja Dapat Kursus Gratis

Selasa, 18 Februari 2020 - 12:34 WIB
Anggaran Capai Rp10...
Anggaran Capai Rp10 T, Penerima Kartu Prakerja Dapat Kursus Gratis
A A A
JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan anggaran Kartu Prakerja yang disiapkan pemerintah mencapai Rp10 triliun. Dengan anggaran tersebut, pemerintah akan melakukan kolaborasi dengan penyelenggara kursus-kursus pelatihan kerja yang memadai.

Tempat kursus pelatihan kerja bagi penerima Kartu Prakerja nantinya akan diverifikasi secara detail oleh Kementerian Ketenagakerjaan, pemerintah daerah, platform, Project Management Office (PMO). Dengan demikian, program ini diharapkan bisa dilaksanakan dengan baik di setiap daerah.

"Karena mereka harus tersambung secara digital dengan baik dan ini menjadi sebuah cara yang efisien. Nanti juga sudah disiapkan kursusnya, seperti saya mau kursus di Surabaya nanti sudah ada yang menampungnya, itu kita pikirkan dengan baik, dan ini anggarannya mencapai Rp10 triliun," ujar Moeldoko di Jakarta, Selasa (18/2/2020). (Baca Juga: Ingat! Kartu Prakerja Tidak Beri Jaminan Langsung Dapat Kerja)

Dia memastikan melalui program Kartu Prakerja ini penerima akan dilatih dan ditingkatkan kemampuannya belum memasuki dunia kerja. Saat ini, kata dia, pemerintah sudah memetakan apa-apa saja yang dibutuhkan oleh pasar sehingga peserta pelatihan dapat diserap pasar nantinya.
"Kita juga sudah me-mapping apa yang sekarang ini dibutuhkan oleh pasar industri, kita sudah mapping, siapa penyelenggara kursusnya dan kita mencoba menghubungkan, sehingga 2 juta (Kartu Prakerja di awal peluncuran) nanti terakomodasi oleh kondisi lapangan," jelasnya.

Moeldoko menambahkan, Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada di beberapa daerah saat ini juga akan dimanfaatkan oleh penerima Kartu Prakerja, selain memberikan kesempatan pihak swasta untuk seluas-luasnya untuk membuka kursus pelatihan kerja dengan berkolaborasi dengan PMO yang ditunjuk.

"Ini bukan hanya pekerjaan pemerintah, tapi juga stakeholder. Presiden ingin ada sebuah perubahan baru, dengan ini pendekatannya jadi digital, semua keluar dengan akuntabilitas, enggak akan belok ke kantong siapapun, itu cara-cara baru, yaitu digital melayani," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Setahun Berjalan, Kartu...
Setahun Berjalan, Kartu Prakerja Bisa Meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja
Pelatihan Online di...
Pelatihan Online di Kartu Prakerja Tidak Lebih Baik dari Konten Gratis Youtube
Guru Besar IPB: Bukan...
Guru Besar IPB: Bukan Mustahil, Kartu Prakerja Bisa Jadi Agen Penyalur Kerja yang Efektif
Menguak 4 Manfaat Program...
Menguak 4 Manfaat Program Kartu Prakerja Bagi Penerimanya
Kartu Prakerja Jadi...
Kartu Prakerja Jadi Harapan Penopang Ekonomi Saat Pandemi
Jadwal Pendaftaran Kartu...
Jadwal Pendaftaran Kartu Pra Kerja Gelombang 10 Masih Rahasia
Berita Terkini
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
12 menit yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
30 menit yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
56 menit yang lalu
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
1 jam yang lalu
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
1 jam yang lalu
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
1 jam yang lalu
Infografis
Anggaran Makan Siang...
Anggaran Makan Siang Gratis Diusulkan dari Cukai Rokok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved