Moeldoko: Jokowi Tak Ingin Anggaran Kartu Pra Kerja Menguap ke Laut

Selasa, 18 Februari 2020 - 19:20 WIB
Moeldoko: Jokowi Tak...
Moeldoko: Jokowi Tak Ingin Anggaran Kartu Pra Kerja Menguap ke Laut
A A A
JAKARTA - Kepala Staf Presiden Moeldoko memperingatkan, agar implementasi anggaran Kartu Pra Kerja bisa tepat sasaran seperti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ingin Rp10 triliun dari APBN untuk program ini menguap begitu saja. Nantinya kartu pra kerja itu akan disalurkan kepada 2 juta penerima manfaat tahun ini.

"Kata beliau yang kata Pak Jokowi sangat tidak ingin dan tidak mau alokasi anggaran Rp10 triliun itu ke laut. Tidak mau hanya berjalan program, betul-betul menginginkan Kartu Pra Kerja sebagai solusi untuk teman-teman sekalian dan untuk teman-teman kita yang sedang mencari pekerjaan," ujar Moeldoko di Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Lebih lanjut Ia meminta anggaran untuk program Kartu Pra Kerja benar-benar diawasi, sehingga tidak sampai diselewengkan. Moeldoko menyakini, melalui program ini bisa membantu para lulusan SMA/SMK, atau lulus perguruan tinggi. Selain itu, penerima manfaat Kartu Pra Kerja tidak sedang menjalani pendidikan formal.

Lalu korban pemutusan hubungan kerja (PHK), maupun yang ingin meningkatkan skill atau keterampilan sesuai kebutuhan industri juga dapat memperoleh Kartu Pra Kerja. “Pemerintah tidak sama sekali membayar pengangguran, pemerintah menyiapkan para pengangguran atau pencari kerja untuk siap bekerja dengan baik,” paparnya.

Sedangkan dari sisi usia, syarat yang ditentukan pemerintah minimal berusia 18 tahun dan tidak ada batasan usia maksimal untuk mengikuti program Kartu Pra Kerja. Moeldoko menambahkan, pemerintah sangat fokus memikirkan nasib masyarakat yang menerima PHK. Jumlahnya cukup besar, belum lagi mereka yang menganggur setelah lulus sekolah.

Dia merinci saat ini jumlah pengangguran di Indonesia dengan rentang usia 24 tahun berjumlah 2,8 juta. Untuk yang lulusan SMA atau SMK jumlahnya 1,8 juta. “Ini perlu digeneralisasi secara teknis, agar mereka setelah lulus, enggak mampu lagi melanjutkan kuliah itu ada tempat untuk bekerja,” jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Upaya Mencetak 17.358...
Upaya Mencetak 17.358 Tenaga Kerja Lokal Terampil
Gagasan Membangun SDM...
Gagasan Membangun SDM Unggul di Balik Program Kartu Prakerja
Pekerja RI Kebanyakan...
Pekerja RI Kebanyakan Hanya Lulusan SD dan SMP, Bukti Kekuatan SDM Masih Rendah?
Banyak Pengangguran...
Banyak Pengangguran Minim Skill Jadi Alasan Ada Pelatihan Kartu Prakerja
Global Skill Center...
Global Skill Center Percepat Pengembangan Kualitas Tenaga Kerja Indonesia
Pakar Psikologi Diajak...
Pakar Psikologi Diajak Ikut Serta dalam Pembangunan SDM di Bidang Ketenagakerjaan
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
7 jam yang lalu
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
7 jam yang lalu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
7 jam yang lalu
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
9 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
9 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
10 jam yang lalu
Infografis
Kartu Jakarta Mahasiswa...
Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Tak Terdampak Efisiensi Anggaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved