PLN Teken MoU dengan Inpex Masela untuk Pasokan LNG ke Pembangkit

Rabu, 19 Februari 2020 - 21:59 WIB
PLN Teken MoU dengan...
PLN Teken MoU dengan Inpex Masela untuk Pasokan LNG ke Pembangkit
A A A
JAKARTA - PLN menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan perusahaan minyak dan gas asal Jepang, Inpex Masela Ltd, terkait kerja sama suplai LNG (Liquefied Natural Gas) untuk pembangkit listrik PLN.Bertempat di Hotel Fairmont, Jakarta, penandatanganan ini dilakukan oleh Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dan Presiden Direktur Inpex Masela Kenji Kawano disaksikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, Rabu (19/2/2020).
MoU tersebut berisi kerja sama pemanfaatan LNG dari Proyek LNG Abadi yang dioperasikan Inpex untuk memenuhi kebutuhan gas di pembangkit tenaga listrik PLN. Hal ini menjadi salah satu wujud komitmen Pemerintah dalam memprioritaskan kebutuhan gas domestik.

Dalam MoU itu, ada beberapa hal yang dipertimbangkan antara lain jumlah kebutuhan riil PLN, harga gas yang ekonomis pada plant gate PLN diharapkan memberikan kontribusi dalam menurunkan biaya pokok pembangkitan (BPP).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan, bahwa menjaga keamanan energi adalah salah satu kunci dalam meningkatkan pembangunan ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia berencana untuk lebih meningkatkan jaringan energi melalui pengembangan pipa gas dan infrastruktur listrik di seluruh negeri, dari Sabang ke Merauke dan dari Miangas ke Pulau Rote.

"Implementasi pemanfaatan energi untuk pengembangan ekonomi tentu saja akan lebih meningkatkan pendapatan negara dari sektor energi dan menciptakan multiplier effect bagi masyarakat dengan membuka peluang kerja baru," terang Arifin.

Nota Kesepahaman ini juga merupakan satu tahap pencapaian dari pengembangan Proyek LNG Abadi Masela. Hal ini menunjukkan komitmen Pemerintah dan industri hulu migas dalam memenuhi permintaan gas dari dalam negeri.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, satu fokus PLN kedepan saat ini adalah menurunkan BPP (Biaya Pokok Penyediaan). Menurutnya, saat ini biaya yang mempengaruhi BPP (Biaya Pokok Penyediaan) tertinggi adalah biaya bahan bakar.

Saat ini, harga gas (LNG) yang lebih murah dibandingkan BBM memungkinkan PLN untuk meningkatkan efisiensi pada penyediaan bahan bakar dengan mengkonversi energi yang mahal (BBM) ke energi yang lebih murah. Sehingga dalam kerja sama ini diharapkan dapat mendukung program konversi BBM menjadi gas (LNG).

Sementara itu, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, nota kesepahaman itu merupakan satu tahap pencapaian pengembangan proyek LNG Abadi Masela di mana PLN akan menyerap gasnya. Dalam MoU tersebut, selain PLN, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya yakni PT Pupuk Indonesia juga akan menjadi pembeli gas Masela.

"Penyerapan gas oleh PLN dan Pupuk Indonesia menunjukkan komitmen pemerintah dan industri hulu migas untuk memprioritaskan permintaan gas dari dalam negeri untuk meningkatkan daya saing industri," kata Dwi Soetjipto.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
KBI Berubah Menjadi...
KBI Berubah Menjadi Digital Corporation, Dampaknya Minimalis Human Error
PLN Runners Bertekad...
PLN Runners Bertekad Sukseskan PLN Mobile Color Run 2025 di Palembang
Bos Posco Tertarik Kerja...
Bos Posco Tertarik Kerja Sama dengan Indonesia Battery Corporation
Program Ikatan Kerja...
Program Ikatan Kerja PT PLN (Persero) Resmi Dibuka, Ini Persyaratannya!
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
Berita Terkini
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
9 menit yang lalu
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
57 menit yang lalu
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
1 jam yang lalu
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
1 jam yang lalu
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
1 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved