Jokowi Minta Minta Peringkat Kemudahan Berusaha di Bawah 40

Kamis, 20 Februari 2020 - 11:55 WIB
Jokowi Minta Minta Peringkat...
Jokowi Minta Minta Peringkat Kemudahan Berusaha di Bawah 40
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan peringkat kemudahan berusaha (Ease of Doing Business/EoDB) Indonesia jauh lebih baik lagi. Jokowi tak ingin peringkat kemudahan berusaha hanya di peringkat 50 seperti yang ditargetkan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadia.

Mantan Gubenur DKI Jakarta ini ingin peringkat EoDB Indonesia berada di bawah 40, tak cukup hanya di peringkat 50. Sementara, saat ini EoDB Indonesia baru berada di peringkat ke 73.

"Saya juga bicara posisi kita, kemudahan berusaha, EoDB di Indonesia ranking berapa, 73 dulu 2014 sudah meloncat dari 120. Saya minta di bawah 40. Pak Bahlil ngomong 50, enak aja 50, (harus) di bawah 40," tegas Jokowi di acara acara Rakornas Investasi di Jakarta, Kamis (20/2/2020). (Baca Juga: Kepala BKPM Akui Target Investasi 2020 Sangat Berat)

Jokowi melanjutkan bahwa EoDB Indonesia masih kalah dengan sejumlah negara ASEAN. Bahkan kalah dari Filipina dan Vietnam. Indonesia hanya menang dari Laos dan Kamboja
"Saat ini posisi di ASEAN masih di-ranking 6, kita kalah dengan Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam dan Brunei, kita hanya menang dari Laos dan Kamboja," cetusnya.

Dia pun menekankan agar penghambat investasi harus segera dituntaskan. Hal ini dilakukan agar Indonesia bisa mengalahkan EoDB negara-negara tetangga di ASEAN seperti Malaysia dan Singapura.

"Bukan sesuatu yang mudah biasanya naik hanya 2 (peringkat). Sebetulnya yang bisa dibenahi barangnya banyak, jika diselesaikan maka Vietnam bisa kalah dengan kita, Malaysia dan Brunei Kalah dengan kita. Cari apa yang perlu dibenahi," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Titip Investasi...
Jokowi Titip Investasi Besar Ditangani Gubernur Sendiri
Presiden Jokowi: Investasi...
Presiden Jokowi: Investasi Jangkar Pemulihan Ekonomi
Bahlil Sebut Aturan...
Bahlil Sebut Aturan Kemudahan Berusaha di IKN Sudah Diteken Jokowi
Pemerintah Berusaha...
Pemerintah Berusaha Jawab Ekspektasi Masyarakat
Apresiasi Relokasi Investasi...
Apresiasi Relokasi Investasi ke RI, Jokowi Ajak Jepang Gabung Sovereign Wealth Fund
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
51 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved