Bank Mandiri Incar Potensi Dana Penyaluran UMKM Sebesar Rp1 Triliun

Kamis, 27 Februari 2020 - 00:45 WIB
Bank Mandiri Incar Potensi...
Bank Mandiri Incar Potensi Dana Penyaluran UMKM Sebesar Rp1 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk melakukan penandatanganan kerjasama dengan sejumlah platform e-commerce dan teknologi finansial (tekfin) P2P dalam menyalurkan pinjaman kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Perseroan berkomitmen untuk selalu menyediakan dan memberikan solusi npembiayaan yang cepat kepada UMKM.

Direktur Utama Bank Mandiri, Royke Tumilaar, mengatakan pada awal tahun ini, Mandiri merangkul Tokopedia dan Shopee, dua e-commerce besar yang menguasai pasar Indonesia sebagai mitra dalam penyaluran pinjaman modal kepada UMKM.

Selain dua e-commerce terkemuka tersebut, perseroan juga berkolaborasi dengan platform ekosistem tekfin milik Grab Group serta beberapa tekfin P2P, seperti Taralite dan Modal Rakyat untuk mempermudah UMKM memperoleh pendanaan yang cepat.

"Kehadiran lima platform baru ini semakin memperluas jangkauan penyaluran pinjaman modal UMKM yang telah terjalin sebelumnya dengan beberapa tekfin seperti Investree, Koinworks, Amartha, Crowde, Akseleran, dan juga Bukalapak, e-commerce pertama yang menandatangani kerja sama dengan Mandiri dalam pemberian modal kepada UMKM," kata Royke di Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Menurut dia, kerjasama ini sangat strategis karena sampai akhir tahun 2019, Bank Mandiri sebagai perseroan dapat menyalurkan pinjaman kepada UMKM lebih dari Rp100 miliar. Dan diharapkan tahun ini potensi dana yang tersalurkan mencapai Rp1 triliun.

"Ditambah dengan adanya teknologi yang disediakan oleh e-commerce maupun tekfin, penyaluran pembiayan produktif bagi UMKM di Indonesia menjadi semakin mudah," katanya.

Dengan menjadikan platform e-commerce dan tekfin sebagai mitra dalam penyaluran kredit, Mandiri ingin membuktikan komitmen untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan sektor riil nasional.

Kedepannya, Mandiri akan terus membuka akses ini dengan merangkul platform-platform digital lain yang potensial untuk menjangkau UMKM. Dia melanjutkan, beberapa tahun terakhir ini Mandiri telah menerapkan transformasi digital pada proses internal sehingga pemrosesan kredit menjadi sangat ringkas.

Sedangkan dari sisi teknologi, Bank Mandiri membangun kolaborasi dengan platform TI seperti PrivyID, Trusting Social Indonesia (TSI), dan Mitra Transaksi Indonesia (MTI) untuk memastikan kecepatan dan ketepatan dalam penyaluran kredit UMKM.

"Partner plaform TI tersebut dibutuhkan untuk menyiapkan teknologi penunjang seperti scoring model berbasis machine learning, e-KYC biometric, dan penggunaan tanda tangan digital, untuk melengkapi proses internal kita yang sudah sangat ringkas," terang Royke.

Dirinya pun memastikan proses penyaluran kredit secara non-tradisional ini akan memenuhi prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik (GCG). Penggunaan alternatif data diperlukan untuk pengembangan scoring kredit yang customized sesuai dengan karakteristik target market UMKM yang beragam dan untuk menyesuaikan diri dengan ekosistem ekonomi digital.

"Harapannya, kerjasama ini tetap dapat memperhatikan kualitas penyaluran kredit UMKM berbasis platform sehingga rasio Non Performing Loan (NPL) terjaga dengan baik," ungkap Royke. Kolaborasi ini akan membuat bank lebih cepat beradaptasi pada perubahan di luar, seperti semakin berkembangnya bisnis model economic sharing.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mandiri UKM Center Dekatkan...
Mandiri UKM Center Dekatkan Perbankan dan Pelaku Usaha Kecil
Pelaku Usaha Mikro Paling...
Pelaku Usaha Mikro Paling Rawan Bangkrut Saat Krisis Datang
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
10 Tahun Berjualan Lumpia...
10 Tahun Berjualan Lumpia Basah, UMKM Ini Terbantu KUR BRI
Danone Indonesia Tingkatkan...
Danone Indonesia Tingkatkan Kemampuan Digital dan UMKM Nasional
1,7 Juta Debitur Kredit...
1,7 Juta Debitur Kredit Ultra Mikro Dapatkan Keringanan Angsuran
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
53 menit yang lalu
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
1 jam yang lalu
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
3 jam yang lalu
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
3 jam yang lalu
Infografis
Kekayaan Raffi Ahmad...
Kekayaan Raffi Ahmad Tembus Rp1 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved