Impor Gula 200.000 Ton Usulan Bulog Masih Tunggu Keputusan Mendag

Kamis, 27 Februari 2020 - 15:28 WIB
Impor Gula 200.000 Ton...
Impor Gula 200.000 Ton Usulan Bulog Masih Tunggu Keputusan Mendag
A A A
JAKARTA - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu pemerintah yang tak kunjung memberikan keputusan terkait impor gula. Sebelumnya Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik telah mengusulkan kepada pemerintah untuk melakukan impor gula konsumsi kristal putih sebesar 200.000 ton.

Impor dibutuhkan untuk menstabilkan harga gula di pasaran. Pasalnya berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN) menunjukkan harga rata-rata gula pasir mencapai Rp 14.750 per kilogram (kg) atau lebih tinggi dibanding harga acuan di tingkat konsumen Rp12.500 per kg. Sementara panen raya tebu baru berlangsung setelah Lebaran.

"Sampai saat ini belum ada keputusn. Itu yang menentukan Menteri Perdagangan (Mendag). Ya sudah ga usah ditanyakan keputusannya. Itu kan tidak ada keputusannya," ujar Buwas, sapaan akrab Budi Waseso di Gudang Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (27/2/2020).

Lebih lanjut, mantan kepala BNN ini menambahkan, saat ini pasokan gula telah terhenti sehingga hal itu membuat harga gula di pasaran mengalami kenaikan. "Terhenti itu kan dari sebab-akibat, karena kekurangan. Termasuk tidak adanya tambahan impor, harusnya kita hitung memang kebutuhan. Impor tidak berdasarkan kuota, tapi kebutuhan," ucap Buwas.

Sambung dia menambahkan, dengan menugaskan impor gula kepada Bulog maka stabilisasi harga dapat dilakukan dengan efektif. "Bulog ini kan tidak impor secara umum. Kita impornya diawasi, diaudit oleh BPK, bukan seperti swasta, karena kita penugasan. Berarti harganya sudah dipatok sekian, jualnya sekian, kualitasnya harus sekian. Itu, jadi beda. Maka Bulog tidak bisa disamakan dengan swasta. Kalau swasta begitu dapat berita impor ya impor, ya suka-suka dia saja," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
50.000 Ton Gula Asal...
50.000 Ton Gula Asal India Siap Banjiri Indonesia
Hati-hati, Tuntut Impor...
Hati-hati, Tuntut Impor Raw Sugar Berdalih Kepentingan Petani dan UKM
Pengalihan Impor Gula...
Pengalihan Impor Gula Industri ke BUMN Dinilai Bukan Solusi, Awas Makin Mahal!
Biang Masalah Ekosistem...
Biang Masalah Ekosistem Gula Nasional, DPR Minta Pemerintah Stop Impor Rafinasi
Bulog Siap Gelontorkan...
Bulog Siap Gelontorkan Ribuan Ton Gula di Akhir Pekan
Permenperin 3/2021 Disebut...
Permenperin 3/2021 Disebut Ancam UMKM dan Petani Tebu, Legislator: Tak Rasional
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
3 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
3 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
3 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
4 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
4 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
4 jam yang lalu
Infografis
9 Manfaat Rebusan Daun...
9 Manfaat Rebusan Daun Beluntas, Bantu Kendalikan Kadar Gula Darah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved