Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Melemah
Jum'at, 28 Februari 2020 - 09:01 WIB
Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Melemah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir pekan ini diprediksi kembali melemah. Kamis lalu, rupiah di pasar spot ditutup jatuh 85 poin atau 0,61% ke Rp14.025 per USD.
Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, mengatakan dorongan negatif ini disebabkan sentimen masih belum berubah, masih kekhawatiran meluasnya infeksi virus corona ke negara di luar China.
"Sentimen kelihatannya masih belum membaik. Tekanan terhadap aset berisiko karena peningkatan penyebaran wabah virus corona di luar China, masih besar," ujar Ariston di Jakarta, Jumat (28/2/2020).
Dia melanjutkan tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor terus merosot yang mengindikasikan banyak yang membeli obligasi tersebut untuk mengamankan nilai aset. Sempat ke 1,235%, level terendah sepanjang masa.
"Hari potensi kurs rupiah terhadap dolar AS berada di kisaran Rp14.000-Rp14.100 per USD," jelasnya.
Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, mengatakan dorongan negatif ini disebabkan sentimen masih belum berubah, masih kekhawatiran meluasnya infeksi virus corona ke negara di luar China.
"Sentimen kelihatannya masih belum membaik. Tekanan terhadap aset berisiko karena peningkatan penyebaran wabah virus corona di luar China, masih besar," ujar Ariston di Jakarta, Jumat (28/2/2020).
Dia melanjutkan tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor terus merosot yang mengindikasikan banyak yang membeli obligasi tersebut untuk mengamankan nilai aset. Sempat ke 1,235%, level terendah sepanjang masa.
"Hari potensi kurs rupiah terhadap dolar AS berada di kisaran Rp14.000-Rp14.100 per USD," jelasnya.
(ven)