Harga Batu Bara Masih Perkasa, Tak Terinfeksi Corona

Kamis, 05 Maret 2020 - 15:22 WIB
Harga Batu Bara Masih...
Harga Batu Bara Masih Perkasa, Tak Terinfeksi Corona
A A A
JAKARTA - Dampak penyebaran virus corona sejauh ini belum terlihat signifikan terhadap pergerakan harga batu bara. Harga batu bara masih menunjukkan tren positif di awal tahun ini.

Tercatat pada Maret 2020 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan harga batu bara acuan (HBA) sebesar USD67,08 per ton. Harga tersebut lebih tinggi dibandingkan dua bulan terakhir. Pada Februari lalu HBA ditetapkan sebesar USD66,89 per ton dan Januari 2020 HBA sebesar USD65,93 per ton.

"HBA Maret USD67,08 per ton. Naik dibandingkan bulan lalu," kata Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi di Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Menurut dia, penetapan HBA merujuk pada pergerakan harga batu bara dunia. Penetapan HBA merujuk pada index pasar internasional. Terdapat 4 index yang dipakai Kementerian ESDM yakni Indonesia Coal Index (ICI), New Castle Global Coal (GC), New Castle Export Index (NEX), dan Platts59. Adapun bobot masing-masing index sebesar 25% dalam formula HBA.

Agung mengatakan, kenaikan harga dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan dari India, Korea dan Jepang. Sementara kondisi tambang batu bara di China belum beroperasi akibat penyebaran virus corona.

“Tambang batu bara di China belum beroperasi setelah libur Tahun Baru Imlek dan adanya penyebaran virus sehingga berkurangnya suplai batu bara dari China,” ujarnya.

Sebagai informasi, China merupakan penyerap batu bara terbesar di dunia sehingga pergerakan harga batu bara sepenuhnya dipengaruhi oleh kebijakan di negara tersebut.

Pada 2019 lalu misalnya, harga batu bara terus melemah seiring dengan kebijakan China mengurangi impor. Padahal di beberapa tahun sebelumnya, keran impor terbuka lebar yang membuat harga kian melambung bahkan menembus USD100 per ton.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bisnis Batu Bara Masih...
Bisnis Batu Bara Masih Membara, Harganya Diramal Terus Melambung Tinggi
China Intervensi, Tren...
China Intervensi, Tren Kenaikan Harga Batu Bara Bakal Berakhir
Gara-gara China, Harga...
Gara-gara China, Harga Acuan Batu Bara Turun di Awal Tahun 2022
Harga Batu Bara Acuan...
Harga Batu Bara Acuan April 2024 Naik, Ini Rinciannya
Harga Batu Bara Melesat...
Harga Batu Bara Melesat di Bulan Juni 2022 Gara-gara India dan China
Lebih Cuan, Perusahaan...
Lebih Cuan, Perusahaan Batu Bara Rela Bayar Denda Agar Ekspor Jalan Terus
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Akselerasi...
Elnusa Petrofin Akselerasi Transformasi Digital Jasa Logistik Energi
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Kawal B50, Pakar Ekonomi: Solusi Cerdas Tekan Impor Minyak
1 jam yang lalu
HUT ke-54, Petrokimia...
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Fokus Transformasi dan Keberlanjutan
2 jam yang lalu
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
3 jam yang lalu
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
5 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved