Luhut: Penataan Kawasan Wisata Danau Toba Rampung Juni

Kamis, 05 Maret 2020 - 16:15 WIB
Luhut: Penataan Kawasan...
Luhut: Penataan Kawasan Wisata Danau Toba Rampung Juni
A A A
JAKARTA - Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan mengatakan, penataan kawasan wisata Danau Toba yang masuk dalam 5 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) untuk tahap awal ditargetkan selesai pertengahan tahun ini.

"Tadi kami melakukan rapat yang membicarakan 39 spot wisata yang kita sepakati dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, lalu dari 39 itu kita perkecil menjadi sekitar 8-10 spot saja. Agar kita bisa lebih fokus. Kami hitung berapa yang bisa kita langsung danai sehingga bisa selesai Juni," ujar Luhut di Jakarta, Kamis (5/3/2020

Pemerintah, menurut Menko Luhut, berupaya semaksimal mungkin untuk membuka akses transportasi dan infrastruktur agar sudah tersedia di kawasan Danau Toba secepat mungkin.

"Di otorita Sibisa sudah beberapa investor yang mau masuk, dengan para investor itu kami akan menyelesaikan tiga ruas jalan, listrik, dan IPAL (Instalasi Pengolahan Limbah). Ini sudah ditenderkan dan akan dikerjakan bulan April, dengan begitu sekitar Mei atau Juni konstruksinya sudah bisa dimulai. Proyek ini sempat tertunda sekitar 8 bulan karena alasan sengketa tanah, tetapi sekarang sudah selesai. Agar (kawasan wisata ini) dapat segera kita jual," jelasnya.

Lima KSPN mencakup Danau Toba di Provinsi Sumatera Utara; Borobudur di Provinsi Jawa Tengah; Mandalika di Provinsi Nusa Tenggara Barat; Bunaken di Provinsi Sulawesi Utara; dan Bangka Belitung di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Menparekraf sudah mempelajari sumber dananya. Dari sana kami mendapati bahwa kita bisa gabungkan anggaran Kemenparekraf, PUPR, dan Dana Desa, dll. Ini salah satu cara agar wisatawan yang datang bukan hanya dari luar negeri tapi juga dalam negeri. Seperti desa Sigapiton yang saya kunjungi kemarin, baru saya pejabat tinggi negara yang datang kesana sekian lama sepanjang sejarah desa itu. Padahal desa itu hanya berjarak beberapa kilometer dari Parapat. Yang seperti ini, saya harapkan dapat mempercepat proses pembangunan," katanya.

Kementerian PUPR tahun ini memfokuskan pada dukungan infrastruktur di 5 KSPN Prioritas, harus selesai pada akhir 2020 sehingga pada tahun 2021 dapat memulai 5 KSPN lainnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Luhut Tinjau Dermaga...
Luhut Tinjau Dermaga Porsea yang Sudah 80% Jadi
Luhut: Pengembangan...
Luhut: Pengembangan 10 Desa Wisata Danau Toba Gairahkan Ekonomi Daerah
Luhut Kunjungi 15 Proyek...
Luhut Kunjungi 15 Proyek Pemerintah di Danau Toba
Gandeng China, Luhut...
Gandeng China, Luhut Kebut Pemulihan Ekonomi Pariwisata RI
F1H2O Disebut Luhut...
F1H2O Disebut Luhut Beri Dampak Ekonomi hingga Rp300 Miliar
Luhut Tawarkan Menlu...
Luhut Tawarkan Menlu China Investasi di Danau Toba, Ini Alasannya
Berita Terkini
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
2 jam yang lalu
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
3 jam yang lalu
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
4 jam yang lalu
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
4 jam yang lalu
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
4 jam yang lalu
Infografis
Danau Laguna Verde,...
Danau Laguna Verde, Danau Paling Beracun di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved