alexametrics

Optimalisasi Aset Negara Bermanfaat bagi Ekonomi dan Masyarakat

loading...
A+ A-
JAKARTA - Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) mendorong optimalisasi aset negara. Optimalisasi aset negara yang dilakukan LMAN telah memberikan efek berlipat ganda, sehingga aset tidak hanya bermanfaat secara finansial bagi negara, tapi juga menghidupkan perekonomian dan memberi dampak sosial pada masyarakat di sekitarnya.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Isa Rachmatarwata, mengatakan pentingnya pengelolaan dan optimalisasi aset yang menghasilkan nilai dan membawa manfaat besar bagi negara. Apalagi aset negara adalah salah satu alat penting untuk mempercepat laju perekonomian.

"Berbagai strategi dilakukan oleh DJKN dan LMAN untuk meningkatkan nilai tambah dan manfaat aset, salah satunya adalah menggandeng kerjasama dengan pihak swasta," kata Isa dalam acara Dialogue Kita di Jakarta, Jumat (6/3/2020).



Sementara itu, Direktur Utama LMAN, Rahayu Puspasari, menjelaskan LMAN mendayagunakan seluruh sumber daya dan kompetensi, serta mengedepankan sinergi dan kolaborasi dalam melakukan optimalisasi aset negara.

"Dan kami sadar, bahwa optimalisasi aset negara bukan hanya berbicara untuk manfaat finansial semata, melainkan juga manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat," terang Rahayu.

Ia menambahkan bahwa LMAN berupaya untuk selalu mengedepankan kolaborasi dan sinergi, salah satunya adalah kolaborasi dengan milenial dan swasta untuk menggarap optimalisasi aset negara. Contohnya adalah bekas wisma Pertamina di Jalan Dipati Ukur Bandung, untuk dijadikan co-working space guna mendukung ekonomi kreatif.

Per 31 Desember 2019, nilai total aset LMAN mencapai Rp29,2 triliun, yang terdiri dari aset properti senilai Rp748 miliar dan aset di Kawasan kilang Bontang dan Lhokseumawe senilai Rp28 triliun. Sedangkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang dihasilkan LMAN pada 2019 senilai Rp720 miliar.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top