Edhy Prabowo Tantang Mahasiswa Terjun ke Sektor Budidaya Perikanan

Minggu, 08 Maret 2020 - 21:06 WIB
Edhy Prabowo Tantang...
Edhy Prabowo Tantang Mahasiswa Terjun ke Sektor Budidaya Perikanan
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, mengajak para mahasiswa untuk mengembangkan sektor budidaya perikanan di Indonesia. Kepada ratusan mahasiswa pasca-sarjana Universitas Moestopo di Jakarta, Edhy menantang mahasiswa untuk terjun ke sektor budidaya perikanan.

"Tugas saya menjadi Menteri KKP itu ada dua. Pertama membangun komunikasi kepada masyarakat perikanan, dan yang kedua membangun aquaculture (budidaya)," kata Edhy lewat keterangan tertulisnya, Minggu (8/3/2020).

Untuk mendorong berkembangnya sektor budidaya perikanan di Indonesia, Edhy bertekad mempermudah perizinan. Dia yakin, kemudahan izin akan meningkatkan semangat masyarakat maupun pelaku usaha dalam mengembangkan sektor budidaya perikanan.

Menurutnya, KKP melakukan inovasi-inovasi untuk memenuhi kebutuhan bibit dan pakan agar proses budidaya perikanan dapat berjalan maksimal.

"Yang jelas, nelayan, pembudidaya kecil, perorangan, pelaku usaha tidak akan dipersulit izinnya. Jadi, saya tantang teman-teman mahasiswa untuk bisa masuk ke sektor ini. Tidak perlu yang besar-besar, yang penting niat awal dulu deh," ajaknya.

Alasan pemerintah fokus mengembangkan sektor budidaya perikanan karena potensi yang dimiliki masih sangat besar. Sejauh ini, baru 10% yang tergarap dan itupun belum berjalan maksimal.

Edhy optimistis, sektor budidaya akan menyumbang pertumbuhan ekonomi dan menyerap lapangan kerja. Meski mendorong masyarakat terjun ke sektor ini, Edhy memastikan, pengawasan dilakukan agar lingkungan tetap terjaga.

"Tidak mungkin kita mengejar pertumbuhan ekonomi tapi mengabaikan keberlanjutan. Tidak mungkin juga kita takut terhadap kerusakan alam, tapi ekonomi tidak jalan. Ini harus seimbang, antara keberlanjutan dan pertumbuhan ekonomi," tambahnya lagi.

Selain soal budidaya, Menteri Edhy menyampaikan kondisi terkini sektor perikanan tangkap. Di antaranya, KKP sedang mengevaluasi sejumlah aturan karena dinilai menyulitkan nelayan dan pelaku usaha.

Kemudian tentang aplikasi Sistem Informasi Izin Layanan Cepat (SILAT) dibawah pengawasan Dirjen Perikanan Tangkap (DJPT). Dengan adanya SILAT, proses izin kapal di atas 30 Gross Ton menjadi lebih mudah dan cepat. Dari yang tadinya 14 hari, menjadi satu jam saja.

"Benar masih perlu ada perbaikan (untuk SILAT). Tapi satu langkah ini sudah, membuat percepatan ekonomi. Izin menjadi lebih mudah dan cepat," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
Pengganti Edhy Prabowo...
Pengganti Edhy Prabowo Harus Punya Rekam Jejak Baik dan Berpihak kepada Nelayan
Edhy Prabowo Ucapkan...
Edhy Prabowo Ucapkan Selamat ke Sakti Wahyu Trenggono
Mantan Menteri Kelautan...
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Divonis 5 Tahun Penjara
Menteri Edhy Prabowo:...
Menteri Edhy Prabowo: Saya Enggak Mau Mengiklankan Diri Saya
Edhy Prabowo Punya Modal...
Edhy Prabowo Punya Modal Dasar USD1.338 Miliar Per Tahun untuk Bangun Indonesia
Berita Terkini
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
3 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
19 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
20 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
30 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved