Ini Daftar 19 Sektor Manufaktur yang Dibebaskan Bea Impor

Jum'at, 13 Maret 2020 - 15:26 WIB
Ini Daftar 19 Sektor...
Ini Daftar 19 Sektor Manufaktur yang Dibebaskan Bea Impor
A A A
JAKARTA - memberikan stimulus bagi sektor manufaktur untuk mengatasi dampak virus corona terhadap ekonomi nasional. Salah satunya adalah pembebasan PPh Pasal 22 atau Pajak Penghasilan Badan atas Kegiatan Impor Barang Konsumsi.

Menurut UU Pajak Penghasilan (PPh) Nomor 36/2008, Pajak Penghasilan Pasal 22 (PPh Pasal 22) adalah bentuk pemotongan atau pemungutan pajak yang dilakukan satu pihak terhadap wajib pajak dan berkaitan dengan kegiatan perdagangan barang.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang mengatakan, stimulus bagi 19 industri manufaktur ini akan menggairahkan perkembangan industri dalam negeri. Pemberian stimulus ini juga didasarkan pada usulan dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

"Jadi ini untuk menggairahkan kembali industri yang tertekan," ujar Menperin di Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Dia melanjutkan, dari 19 sektor industri ini, ada sekitar 1.022 kode HS yang merupakan bahan bakuindustri. Ke-19 sektor industri ini sudah mendapatkan restu dari Presiden Joko Widodo.

"Kami sudah melakukan verifikasi tahap pertama, kami sudah melaporkan kepada Presiden, dari 1.022 itu, barangkali yang perlu mendapat prioritas yaitu sekitar 313 HS. ini akan kami evaluasi terus," tuturnya.

Dia menambahkan, pemerintah juga meningkatkan percepatan layanan logistik. Percepatan ini akan dilakukan melalui integrasi Inaport INSW, gudang, terminal operator yang akan diselesaikan tiga bulan ke depan. Dengan begitu eksportir dan importir tidak perlu melakukan input bolak-balik.

Berikut 19 industri manufaktur yang dibebaskan bea impor:

1. Industri bahan kimia dan barang dari kimia
2. Industri peralatan listrik
3. Industri barang bermotor trailer dan semi trailer
4. Industri farmasi, produk obat kimia dan obat tradisional
5. Industri logam dasar
6. Industri alat angkutan lainnya,
7. Industri kertas dan barang dari kertas
8. Industri makanan
9. Industri komputer, barang elektronik dan optik,
10. Industri mesin dan perlengkapan
11. Industri terkstil,
12. Industri karet dan barang dari karet dan plastik
13. Industri furnitur
14. Industri percatakan dan reproduksi media perekaman,
15. Industri barang galian bukan logam
16. Industri barang logam bukan mesin dan peralatannya
17. Industri bahan jadi
18. Industri minuman
19. Industri kulit dan barang dari kulit, serta alas kaki.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menperin Beri Stimulus...
Menperin Beri Stimulus Pemulihan Sektor Manufaktur
Arus Kas Seret, Manufaktur...
Arus Kas Seret, Manufaktur Akan Disuntik Stimulus Tambahan
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Agus Gumiwang Siap Beri...
Agus Gumiwang Siap Beri Stimulus untuk Genjot Industri Manufaktur
Stimulus USD278 Miliar...
Stimulus USD278 Miliar Gagal Hidupkan Kembali Pertumbuhan Manufaktur China
PMI Manufaktur Indonesia...
PMI Manufaktur Indonesia Kembali Cetak Rekor Tertinggi, Ekspansi 7 Bulan Beruntun
Berita Terkini
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
33 menit yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
58 menit yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
1 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
1 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
1 jam yang lalu
Hadirkan Teknologi Smart...
Hadirkan Teknologi Smart Ecosystem Compactplus, Produksi Lokal Berstandar Internasional
1 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved