Awal Pekan, Rupiah Diprediksi Tertekan
Senin, 16 Maret 2020 - 08:40 WIB
Awal Pekan, Rupiah Diprediksi Tertekan
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin ini diprediksi terus tertekan. Dalam perdagangan di pasar spot, Jumat pekan lalu, rupiah tekor 255 poin atau 1,76% ke level Rp14.777 per USD.
Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan sentimen negatif pada rupiah disebabkan oleh pemangkasan suku bunga The Fed yang bakal mendekati 0%.
"Pemangkasan suku bunga AS mendekati 0% dan stimulus moneter tambahan Bank Sentral AS belum memberikan dampak positif ke pasar keuangan terutama aset berisiko karena mungkin perhatian pasar masih tertuju kepada pandemi global virus corona," ujar Ariston di Jakarta, Senin (16/3/2020).
Dia pun melanjutkan dengam adanya perilisan data neraca dagang yang belum membaik membuat mata uang Garuda akan terus tertekan.
"Rupiah mungkin bisa tertekan hari ini dengan potensi di kisaran Rp14.450 hingga Rp14.560 per dolar AS," jelasnya.
Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan sentimen negatif pada rupiah disebabkan oleh pemangkasan suku bunga The Fed yang bakal mendekati 0%.
"Pemangkasan suku bunga AS mendekati 0% dan stimulus moneter tambahan Bank Sentral AS belum memberikan dampak positif ke pasar keuangan terutama aset berisiko karena mungkin perhatian pasar masih tertuju kepada pandemi global virus corona," ujar Ariston di Jakarta, Senin (16/3/2020).
Dia pun melanjutkan dengam adanya perilisan data neraca dagang yang belum membaik membuat mata uang Garuda akan terus tertekan.
"Rupiah mungkin bisa tertekan hari ini dengan potensi di kisaran Rp14.450 hingga Rp14.560 per dolar AS," jelasnya.
(ven)