Parah, Defisit APBN Kian Melebar di Februari 2020 Capai Rp62,8 Triliun

Rabu, 18 Maret 2020 - 18:47 WIB
Parah, Defisit APBN...
Parah, Defisit APBN Kian Melebar di Februari 2020 Capai Rp62,8 Triliun
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi defisit Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) 2020 mencapai Rp62,8 Triliun. Angka ini setara 0,37% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga akhir Februari 2020.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, realisasi defisit ini sebenarnya lebih tinggi dibandingkan periode yang sama di tahun 2019 yang sebesar Rp54,6 triliun. Dimana setara dengan 0,34% terhadap PDB.

"Defisit tersebut melebar 16,2 persen jika dibandingkan dengan realisasi di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp54 triliun atau 0,34 persen terhadap PDB. Padahal Januari itu mencapai Rp36,1 triliun," ujar Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (18/3/2020).

Lebih lanjut terang dia, defisit APBN hingga akhir Februari 2020 karena penerimaan pajak yang mengalami tekanan sedangkan belanja negara tetap tumbuh di tengah pandemi corona. Rinciannya penerimaan bea cukai sebesar Rp25 triliun atau lebih tinggi 51,5% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp16,5 triliun.

"Untuk pajak, pendapatan DJP (Ditjen Pajak) termasuk PPh Migas sebesar Rp 152 triliun, ini turun 5,0%. Kita lihat memang pajak mengalami tekanan karena adanya risiko global maupun domestik," jelasnya.

Apabila digabungkan, penerimaan perpajakan mencapai Rp178 triliun atau hanya tumbuh 0,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara pada akhir Februari 2019, penerimaan perpajakan mencapai Rp177,4 trilun atau tumbuh 10,1%.

Sedangkan belanja negara hingga akhir Februari 2020, menurut Sri Mulyani mencapai Rp 279,4 triliun atau tumbuh 2,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy). Realisasi belanja pemerintah pusat mencapai Rp 161,7 triliun atau tumbuh 11 persen (yoy). Selanjutnya transfer ke daerah dan dana desa hanya Rp117,7 triliun atau turun 6,7% (yoy).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Defisit APBN Maret 2020...
Defisit APBN Maret 2020 Tercatat Capai Rp76,4 Triliun
Obral Insentif, Defisit...
Obral Insentif, Defisit APBN Diprediksi Melebar Capai Rp852 Triliun
Pendapatan Negara Anjlok...
Pendapatan Negara Anjlok Rp472,3 Triliun, Defisit APBN Terus Dipantau
Defisit APBN Agustus...
Defisit APBN Agustus 2025 Tembus Rp321,6 Triliun
Tekor! Sri Mulyani Sebut...
Tekor! Sri Mulyani Sebut Defisit APBN 2020 Tembus Rp500 Triliun
APBN 2022 Defisit 2,35%,...
APBN 2022 Defisit 2,35%, Sri Mulyani: Bukti Keuangan Negara Sehat dan Kuat
Berita Terkini
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara soal Pabrik Otomotif Jepang Kabur dari RI ke Vietnam
52 menit yang lalu
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
2 jam yang lalu
Menilik Strategi Eksportir...
Menilik Strategi Eksportir Kelapa Bulat Bertahan di Tengah Ketatnya Pasar Global
2 jam yang lalu
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
2 jam yang lalu
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
3 jam yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
3 jam yang lalu
Infografis
10 Miliarder India di...
10 Miliarder India di 2025, Paling Tajir Berharta Rp1.497 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved