Layanan Pesan Antar Makanan Jadi Solusi di Tengah Social Distancing

Jum'at, 20 Maret 2020 - 17:52 WIB
Layanan Pesan Antar...
Layanan Pesan Antar Makanan Jadi Solusi di Tengah Social Distancing
A A A
JAKARTA - Penggunaan layanan pesan antar makanan dinilai sebagai solusi tepat di tengah adanya pembatasan interaksi sosial akibat wabah Corona Virus Disease (Covid-19). Apalagi layanan pesan antar makanan seperti Gofood telah memiliki standar hiegenitas produknya, sehingga keluarga dan juga pekerja yang kini banyak menerapkan social distancing atau work from home (WFH), tetap dapat menikmati asupan makanan yang baik.

Peneliti Mikrobiologi Institut Teknologi Sumatera (Itera), Muhammad Asril menilai layanan pesan antar makanan seperti Gofood bisa sangat membantu social distancing, yaitu mengurangi kontak langsung dengan banyak orang untuk mencegah penyebaran virus Corona.

"Kita tahu jika makan di restoran atau tempat makan memiliki tingkat penyebaran lebih tinggi (pertukaran droplet) daripada makan di rumah. Apalagi makannya sambil ngobrol," ujar Asril saat dihubungi di Bandar Lampung.

Salah satu upaya pencegahan penularan Covid-19, yaitu dengan cuci tangan atau menjaga jarak, dan pengecakan suhu tubuh. Menurut Asril, konsep ini juga dapat diterapkan pada layanan pesan antar makanan.

Ia menambahkan hingga saat ini belum ada penelitian yang menunjukkan Covid-19 bisa ditularkan melalui makanan. Covid-19 merupakan virus yang menyerang sistem pernapasan, penularannya melalui droplet (cairan) yang dikeluarkan oleh penderita dan ditularkan melalui mata, hidung dan mulut.

"Yang paling mendasar, driver jasa pesan antar harus memastikan dirinya dalam keadaan sehat (suhu tubuh jangan diatas 37,3 derajat celcius). Walaupun beberapa kasus tidak menunjukkan gejala panas atau demam, tapi ini yang paling utama untuk dijaga," ujar Dosen Biologi tersebut.

Ia berpesan, penyedia makanan lebih baik menyediakan makanan yang dimasak atau dipanaskan saat ada pemesanan saja. Sebab, secara struktur, virusnya akan mati pada panas tinggi atau dengan bahan kimia (desinfektan).

"Mungkin alternatif yang paling sederhana jika ingin memesan makanan adalah makanan yang baru dimasak ketika makanan dipesan," tutup Asril.

Sebelumnya, layanan GoFood dari ekosistem super app Gojek turut mendukung himbauan pemerintah bagi masyarakat untuk beraktivitas #dirumahaja dan menerapkan konsep pembatasan sosial (social distancing) melalui peluncuran inovasi opsi pengantaran makanan tanpa kontak fisik secara langsung (contactless delivery).

GoFood juga menyediakan Kartu Penanda Suhu Tubuh yang berisi informasi mengenai suhu tubuh dari pihak yang menangani makanan yang dipesan, yaitu karyawan mitra merchant yang memasak, karyawan yang menyiapkan makanan, serta mitra driver yang mengantar makanan. Tujuannya adalah untuk memastikan keamanan dan menjaga agar makanan tetap higienis hingga di tangan pelanggan.

Di kesempatan berbeda, Pakar Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI) Prof. Hasbullah Thabrany menilai sejalan dengan kampanye social distancing, peranan jasa antaran baik orang, barang, maupun makanan seperti Go Food dan Gojek, memainkan peran vital.

Bahkan dia mendorong peran lebih besar lagi dari jasa antaran orang, barang, dan makanan seperti Go Food dan Gojek, dalam rangka memuluskan kampanye social distancing, yang salah satunya diwujudkan dengan melakukan kerja dari rumah(work from home/WFH).

"Mereka bisa melengkapi diri dengan sering cuci tangan dengan sabun ataupun handsanitizer, serta menerapkan prosedur distansi sosial, jaga jarak dengan pemesan maupun mitra lainnya," katanya.

Dia mencontohkan agar mitra jasa antaran, harus siap melayani dan juga mengedukasi para pelanggan agar terbiasa menjaga jarak kontak, hingga 1-2 meter."Para pelanggan juga harus memahami dalam menerima pesanan, ditambah ketika membuka bungkusan pesanan, harus mencuci tangan pula. Cuci tangan itu penting!" tegas Hasbullah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Saling Menguntungkan,...
Saling Menguntungkan, Pahami Model Kerjasama Pesan-Antar Makanan Online
AirAsia Perluas Layanan...
AirAsia Perluas Layanan Pesan-Antar Makanan ke Area Jakarta
Kini Pesan-Antar Makanan...
Kini Pesan-Antar Makanan Cukup via Website
Cegah COVID-19, Layanan...
Cegah COVID-19, Layanan Pesan-Antar Online Wajib Terapkan Upaya Sanitasi
Mgdalenaf Bagikan Trik...
Mgdalenaf Bagikan Trik Pesan Makanan lewat GoFood Saat PPKM
Layanan Pesan Antar...
Layanan Pesan Antar Pertamina Hadir di Sulut dan Gorontalo
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
9 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
11 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
13 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
13 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved