alexametrics

Rupiah Berakhir Menguat Saat Dolar AS Jatuh Lawan Yen dan Euro

loading...
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan, Kamis (26/3/2020) ditutup menguat untuk menjadi sinyal perbaikan menjelang akhir pekan. Tren Perbaikan mata uang Garuda mengiringi dolar AS yang jatuh saat melawan Yen Jepang dan euro.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah menanjak naik hingga bertengger pada level Rp16.280/USD. Raihan tersebut menanjak naik dari sesi penutupan sebelumnya Rp16.550/USD dengan pergerakan Rp16.265 hingga Rp16.481/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange memperlihatkan tren positif dengan tambahan ke posisi Rp16.305/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp16.575 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp16.205-Rp16.349/USD.



Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan sore berbalik menghijau. Dimana terlihat kurs rupiah di Rp16.057/USD atau jauh membaik dibandingkan kemarin pada posisi Rp16.425/USD.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada posisi Rp16.328/USD. Level tersebut memperlihatkan rupiah sedikit melawan usai Selasa kemarin di posisi Rp16.486/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, dolar AS jatuh terhadap yen dan Euro pada hari Kamis, menjelang data AS yang diprediksi akan terjadi lonjakan pengangguran di tengah pandemi corona yang menghantam perusahaan. USD jatuh o,69% terhadap Yen ke posisi 110.47.

Sedangkan saat melawan Franc Swiss, terpantau dolar AS juga tidak berdaya 0,34% menjadi 0.9739. Sementara Pounds sedikit mengalami perubahan versus dolar ke 1.1875 namun tertekan 0,45% menjadi 92.02 terhadap euro.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top