alexametrics

Hadapi Resesi Ekonomi, Pemerintah Siapkan Stimulus Lebih Besar

loading...
A+ A-
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengatakan pemerintah telah menyiapkan skema kebijakan stimulus yang lebih besar untuk menghadapi ancaman resesi ekonomi dunia yang juga berdampak ke Indonesia, akibat pandemi virus corona (Covid-19).

"Kami dan pemerintah dalam tahap finalisasi, bagaimana perkiraan-perkiraan yang baru dan apakah stimulus fiskal yang lebih besar diperlukan," ujar Perry dalam konferensi video, Jakarta, Selasa (31/3/2020).

Meski skema kebijakan sedang dalam finalisasi, namun Perry enggan untuk membeberkannya. Menurut dia, keputusan tersebut akan disampaikan langsung oleh pemerintah.



"Lebih baik kita tunggu pengumuman resmi dari pemerintah mengenai perkiraan-perkiraan ini. Sabar ya, sabar, sabar sitik. Tidak waktu lama, sebentar lagi akan disampaikan," jelasnya.

Sebelumnya, Bank Dunia mengajak negara-negara di Asia Timur dan Pasifik untuk mulai bertindak mengantisipasi kemungkinan resesi global, imbas dari wabah virus Covid-19. Virus ini telah memicu gangguan pada rantai pasokan hingga menyebabkan guncangan ekonomi global.

Dalam laporan ekonomi regional di kawasan Asia Timur dan Pasifik edisi April 2020, Bank Dunia menerangkan ekonomi negara-negara berkembang di Asia Timur dan Pasifik, yang sedang memulihkan diri dari ketegangan perdagangan (trade tension) kini berjuang terhadap Covid-19 dengan kemungkinan guncangan dan resesi finansial global.

Diterangkan juga kebijakan makroekonomi yang baik dan regulasi keuangan yang bijaksana telah membantu sebagian besar negara di kawasan Asia Timur dan Pasifik untuk menghadapi guncangan normal.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top