Bukalapak Tutup Akun Penipuan Penjualan Alkes

Kamis, 02 April 2020 - 12:02 WIB
Bukalapak Tutup Akun...
Bukalapak Tutup Akun Penipuan Penjualan Alkes
A A A
JAKARTA - Bukalapak bekerjasama dengan Polri untuk mengusut dan menindak oknum pelaku penipuan dan penimbun alat kesehatan yang sangat merugikan masyarakat.

Bukalapak menyatakan tidak akan menoleransi segala bentuk penipuan, penyalahgunaan dan pelanggaran di platform, di tengah-tengah berkembangnya pandemi COVID-19 dan makin banyaknya masyarakat yang membutuhkan berbagai alat kesehatan.

CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin menegaskan telah menutup ribuan akun pelapak yang memanfaatkan situasi pandemi ini untuk meraup keuntungan dengan menaikkan harga secara tidak wajar, menjual barang dengan deskripsi yang tidak sesuai, serta memperjual-belikan alat kesehatan yang tidak sesuai aturan BPOM dan Kemenkes. "Apabila melanggar hukum, pasti akan kami tindak," ujar Rachmat di Jakarta, Kamis (2/4/2020)

Setiap bentuk penipuan online, penimbun alat kesehatan dan penjual rapid test sangat merugikan masyarakat sehingga akan segera dilaporkan ke pihak yang berwajib untuk dilakukan penindakan sesuai dengan aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

Modus penipuan beragam, termasuk melalui pengiriman barang bodong dan juga melalui phishing. Phishing adalah salah satu metode andalan penipu di tengah timbulnya permintaan tinggi dan kepanikan masyarakat untuk mencari alat kesehatan.

Melalui phishing, seorang penipu meminta target untuk memberikan data-data penting di tautan yang tidak resmi dengan berbagai alasan, yang berujung peretasan.

Kerjasama antara Bukalapak dengan Polri untuk pengusutan dan penindakan diharapkan akan membuat masyarakat yang sedang bekerja, belajar dan beribadah di rumah tetap bisa memperoleh alat kesehatan dan kebutuhan sehari-hari di Bukalapak dengan aman, nyaman dan terjangkau.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cincin Ini Diklaim Bisa...
Cincin Ini Diklaim Bisa Deteksi Virus COVID-19
Tips Menghindari Putus...
Tips Menghindari Putus Cinta saat Pandemi Virus Corona?
Tiga Tambahan Alat Uji...
Tiga Tambahan Alat Uji Covid-19 dari China Siap Didistribusikan
Dilengkapi Alat-Alat...
Dilengkapi Alat-Alat Canggih, Satgas Intelijen Medis BIN Siaga Perangi COVID-19
Sembuh Covid-19, Virus...
Sembuh Covid-19, Virus Corona Dapat Bertahan di Mata
Indonesia Didorong Mandiri...
Indonesia Didorong Mandiri dalam Ketersediaan Obat dan Alat Kesehatan
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
5 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
6 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
8 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
8 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
8 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved