OJK Sebut Kredit Perbankan Masih Tumbuh Positif

Senin, 06 April 2020 - 09:59 WIB
OJK Sebut Kredit Perbankan...
OJK Sebut Kredit Perbankan Masih Tumbuh Positif
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai masih terlalu dini untuk memangkas proyeksi target pertumbuhan kredit perbankan tahun ini, meski dampak negatif virus corona masih menekan segala sektor termasuk perbankan.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, mengatakan untuk target kredit perbankan saat ini belum bisa ditentukan. Hal ini dikarenakan dampak virus corona (Covid-19) terus berubah. Namun, dia menekankan kredit perbankan masih tumbuh postif. Hal itu terlihat dari non perfoming loan (NPL) yang masih terjaga.

"NPL bisa kita atasi tapi cashflownya sedikit terganggu dan perkembangan perbankan ini dari waktu ke waktu, belum bisa kita simpulkan," ujar Wimboh Santoso di Jakarta, Senin (6/4/2020).

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Eksektutif Pengawas Perbankan OJK, Heru Kristiyana, meyakini pertumbuhan kredit perbankan masih terjaga. Saat ini berada di level 6%, yang mana masih cukup baik.

"Pertumbuhan kita year on year (yoy) itu tumbuh 6%. Jadi masih kita akan evaluasi lebih lanjut, apakah ada revisi atau enggak," jelasnya.

Sebelumnya, di awal tahun, OJK memperoyeksikan sepanjang 2020, penyaluran kredit perbankan tumbuh di level 11% plus minus 1% dengan tingkat risiko tetap terjaga rendah. Target tersebut berada di atas realisasi pertumbuhan kredit sepanjang 2019 yang hanya 6,08%.

Heru menambahkan saat ini OJK sudah bekerjasama dengan Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) dan Perbanas (Perhimpunan Bank Umum Nasinal) untuk segera mengimplementasikan relaksasi kredit.

Hal ini sejalan dengan stimulus berupa relaksasi restrukturisasi seperti dimuat dalam POJK No.11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019.

"Kami sudah kerjasama dengan Himbara dan Perbanas, meminta mereka semua proaktif untuk mendata semua nasabah. Beberapa bank sudah mengimplementasikan POJK nomor 11, dan mereka proaktif untuk mendata nasabah," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bos OJK: Restrukturisasi...
Bos OJK: Restrukturisasi Kredit Perbankan Sudah Capai Rp517,2 Triliun
Kredit Perbankan Agustus...
Kredit Perbankan Agustus 2023 Tumbuh 9,06% Jadi Rp6.739 Triliun
OJK Catat Sektor Jasa...
OJK Catat Sektor Jasa Keuangan Makin Stabil, Kredit Perbankan Tumbuh 9 Persen
OJK: Kredit Perbankan...
OJK: Kredit Perbankan Capai Rp 6.012,4 Triliun di Mei 2022
OJK Sebut Kredit Perbankan...
OJK Sebut Kredit Perbankan Tumbuh 10,66% di Semester I 2022
Pertumbuhan Kredit Perbankan...
Pertumbuhan Kredit Perbankan Tumbuh 5,73% di April 2020
Berita Terkini
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
36 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
1 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
2 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
2 jam yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
3 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
13 jam yang lalu
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved