Pengendalian intern buruk penyebab BUMN korup

Senin, 16 Juli 2012 - 13:31 WIB
Pengendalian intern...
Pengendalian intern buruk penyebab BUMN korup
A A A
Sindonews.com - Forum Indonesia untuk Transportasi Anggaran (Fitra) telah memaparkan BUMN dinilai sebagai sarang korupsi dan merugikan negara dikarenakan beberapa hal, khususnya pengendalian intern yang amburadul.

"Kelemahan sistem pengendalian intern, terbagi menjadi tiga, sistem pengendalian akuntansi dan pelaporan, dimana pencatatannya tidak akurat dan proses penyusunan laporan tidak sesuai ketentuan," ujar Koordinator Investigasi dan Advokasi Seknas Fitra Uchok Sky Khadafi dalam keterangan tertulis, Senin (17/7/2012).

Ditambahkan Uchok, sistem pengendalian pelaksanaan anggaran juga menjadi sebab hilangnya potensi penerimaan negara dari sektor BUMN. "Perencanaan tidak memadai, penyimpangan terhadap perundang-undangan bidang teknis tertentu, kebijakan yang tidak tepat dan penetapan kebijakan yang tidak tepat," tambahnya.

Selain itu, kelemahan struktur pengendalian intern juga berpengaruh terhadap penyelenggaraan BUMN. "Tidak memiliki SOP yang formal, tidak ada pemisahan tugas dan fungsi yang memadai," tandasnya.

Sebelumnya, Fitra merilis 24 BUMN terkorup. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) diindikasikan sebagai BUMN terkorup. Di mana nilai kerugian negara mencapai USD130,26 juta dan Rp12 miliar dengan enam kasus temuan.

Setelah Telkom, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero). Dengan nilai kerugian negara sebesar Rp904 miliar, dengan 33 kasus temuan. Dan ketiga, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) dengan nilai kerugian negara sebesar Rp605 miliar, dengan 65 kasus temuan.

Tak ketinggalan, yang termasuk 5 besar BUMN terkorup masuk nama PT PLN (Persero), dengan nilai kerugian negara sebesar Rp556 miliar, dengan 260 kasus temuan.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Baru 3 Tahun Pimpin...
Baru 3 Tahun Pimpin Telkom, Pengamat: Masa Jabatan Ririek Masih Panjang
Isu Hangat Selama Tiga...
Isu Hangat Selama Tiga Tahun ke Belakang di Industri Jaringan Telekomunikasi
Kementerian BUMN Ungkap...
Kementerian BUMN Ungkap Rencana Pembentukan Holding Telekomunikasi PT Telkom
Proyek Telekomunikasi...
Proyek Telekomunikasi PT Inti Naik Empat Kali Lipat
Menteri Erick Janji...
Menteri Erick Janji Bantu Garuda Indonesia Hadapi Covid-19
Menanti Sepak Terjang...
Menanti Sepak Terjang Alexander Rusli Kembali ke Industri Telekomunikasi
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
9 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
10 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
10 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
10 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved