Unilever catat penjualan Rp13,39 T
Selasa, 31 Juli 2012 - 09:29 WIB
Unilever catat penjualan Rp13,39 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) meraih pendapatan Rp13,39 triliun hingga paruh pertama tahun ini, atau meningkat 16,87 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp11,46 triliun.
Direktur UNVR Sancoyo Antarikso mengatakan, pertumbuhan penjualan sepanjang pada semester I/2012 yang disebabkan oleh inovasi yang dilakukan perseroan berdampak mempercepat perkembangan pasar.
“Inovasi yang kuat telah menunjang kinerja sejumlah brand milik perseroan,” ujarnya saat dihubungi wartawan, 30 Juli 2012.
Dia menjelaskan, kontribusi penjualan terbesar berasal dari segmen home and personal care yakni mencapai 73,4 persen. Hal itu tidak terlepas dari pertumbuhan penjualan hingga dua digit pada semua produk perseroan pada segmen ini.
Sedangkan, sisanya disumbang oleh segmen food and ice cream. Sepanjang semester I/2012 perseroan telah merealisasikan belanja modal (capital expenditure/capex) Rp560 miliar.
Dana tersebut dipergunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi perseroan. Pada tahun ini perseroan menyiapkan capex dalam kisaran Rp1,3–1,4 triliun yang berasal dari internal.
Tahun ini, lanjut Sancoyo, perseroan berencana merilis sekitar 50–60 produk baru. Khususnya yang berasal dari produk “She” yang belum lama ini diakuisisi Unilever Global. Dari produk baru itu diharapkan bisa menyumbangkan 1,5 persen dari total omzet perseroan.
Di masa mendatang sebagian besar dari pendapatan perseroan diyakini masih disumbangkan dari segmen home and personal care.
Pada laporan keuangan perseroan semester I/2012 disebutkan terjadi kenaikan laba tahun berjalan 12,60 persen menjadi Rp2,32 triliun, dari periode yang sama 2011 sebesar Rp2,06 triliun. Laba kotor perseroan naik menjadi Rp6,74 triliun dari Rp5,90 triliun.
Analis dari Waterfront Securities Oktavianus Marbun mengatakan, sektor konsumer dan ritel sangat dipengaruhi oleh pendapatan masyarakat. Apalagi, bagi emiten yang memiliki pasar menengah atas dan brand-nya telah dikenal masyarakat.
Direktur UNVR Sancoyo Antarikso mengatakan, pertumbuhan penjualan sepanjang pada semester I/2012 yang disebabkan oleh inovasi yang dilakukan perseroan berdampak mempercepat perkembangan pasar.
“Inovasi yang kuat telah menunjang kinerja sejumlah brand milik perseroan,” ujarnya saat dihubungi wartawan, 30 Juli 2012.
Dia menjelaskan, kontribusi penjualan terbesar berasal dari segmen home and personal care yakni mencapai 73,4 persen. Hal itu tidak terlepas dari pertumbuhan penjualan hingga dua digit pada semua produk perseroan pada segmen ini.
Sedangkan, sisanya disumbang oleh segmen food and ice cream. Sepanjang semester I/2012 perseroan telah merealisasikan belanja modal (capital expenditure/capex) Rp560 miliar.
Dana tersebut dipergunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi perseroan. Pada tahun ini perseroan menyiapkan capex dalam kisaran Rp1,3–1,4 triliun yang berasal dari internal.
Tahun ini, lanjut Sancoyo, perseroan berencana merilis sekitar 50–60 produk baru. Khususnya yang berasal dari produk “She” yang belum lama ini diakuisisi Unilever Global. Dari produk baru itu diharapkan bisa menyumbangkan 1,5 persen dari total omzet perseroan.
Di masa mendatang sebagian besar dari pendapatan perseroan diyakini masih disumbangkan dari segmen home and personal care.
Pada laporan keuangan perseroan semester I/2012 disebutkan terjadi kenaikan laba tahun berjalan 12,60 persen menjadi Rp2,32 triliun, dari periode yang sama 2011 sebesar Rp2,06 triliun. Laba kotor perseroan naik menjadi Rp6,74 triliun dari Rp5,90 triliun.
Analis dari Waterfront Securities Oktavianus Marbun mengatakan, sektor konsumer dan ritel sangat dipengaruhi oleh pendapatan masyarakat. Apalagi, bagi emiten yang memiliki pasar menengah atas dan brand-nya telah dikenal masyarakat.
(gpr)
Lihat Juga :